Ditinggal Pejabat Penting, Nasib Truk Listrik Tesla Makin tak Menentu

Selasa, 08 Juni 2021 - 15:00 WIB
loading...
Ditinggal Pejabat Penting, Nasib Truk Listrik Tesla Makin tak Menentu
Truk listrik Tesla Semi pertama kali ditampilkan pada November 2017. Truk listrik itu hingga kini belum juga diproduksi. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Tesla menerima berita mengejutkan setelah Jerome Guillen, salah satu Presiden Tesla justru memutuskan berhenti dari Tesla. Keputusan tersebut cukup mengejutkan karena Jerome Guillen ditugaskan memimpin divisi heavy trucking yang akan segera menghadirkan truk listrik pertama buatan Tesla yakni Tesla Semi.

Baca juga : Pabrikan Mobil Dikritik karena Tutup Mata pada Teknologi Pencegah Orang Mabuk Nyetir Mobil

Diketahui purwarupa Tesla Semi pertama kali dirilis pada November 2017. Hanya saja hingga kini penyelesaian Tesla Semi justru tidak pernah berjalan sesuai dengan target. Hal itulah yang kemudian membuat CEO Tesla meminta Jerome Guillen memimpin divisi Heavy Truck agar mampu mengakselerasi produksi Tesla Semi. Pasalnya Jerome Guillen memang memiliki latar belakang bisnis truk.

Ditinggal Pejabat Penting, Nasib Truk Listrik Tesla Makin tak Menentu


Dia pernah bekerja di Daimler AG untuk divisi truk. Di perusahaan Jerman itu Jerome Guillen merupakan sosok sentral pengembangan truk buatan Daimler AG, Freightliner. Sosoknya yang kuat pada bisnis otomotif membuat Tesla tertarik merekrut Jerome Guillen pada 2010.

Baca juga : Peluang Buat Indonesia, Chevrolet Corvette Kini Punya Varian Setir Kanan

Saat itu karirnya langsung meroket hingga menjadi Presiden Tesla. Dia bahkan menjadi sosok yang berhasil menyelamatkan Tesla dari kebangkrutan karena kegagalan produksi Tesla Model 3. Bersama Tesla dia juga merupakan Direktur Program pembuatan mobil sedan Tesla Model S.

Keberhasilan itulah yang kemudian memnbuatnya ditunjuk memimpin Tesla Heavy Truck. Sayangnya saat Tesla Semi belum benar-benar jadi, Jerome Guillen justru memutuskan berhenti dari Tesla. Tidak diketahui apa alasan lulusan Universitas Michigan itu meninggalkan Elon Musk cs .
(wsb)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2843 seconds (11.210#12.26)