Mobil Listrik Buatan Jerman Berikan Diskon Besar-besaran
Kamis, 08 Mei 2025 - 19:51 WIB
loading...
Mobil Listrik Buatan Jerman Berikan Diskon . FOTO/ Carscoops
A
A
A
BERLIN - Diskon untuk kendaraan listrik (EV) di Jerman meningkat pada bulan April, dengan pemotongan harga rata-rata mencapai 16,7 persen, naik 1,8 poin persentase dibandingkan dengan Maret.
BACA JUGA - Pasokan Minyak Rusia Disetop, Klub Mobil Jerman Kurangi Touring
Menurut ekonom otomotif Ferdinand Dudenhoffer, sejak Januari, diskon kendaraan listrik telah meningkat tiga poin persentase, setara dengan penghematan lebih dari EUR1.000 (USD1.132) untuk model reguler. Dia menganalisis harga daring untuk 20 model mobil listrik paling populer di Jerman.
"Pada bulan April, ambang batas untuk menawarkan diskon lebih tinggi pada kendaraan listrik turun," kata Dudenhoffer, yang memperkirakan bahwa pemotongan harga akan terus berlanjut dalam beberapa bulan mendatang.
Seperti dilansir dari DPA, produsen mobil sekarang berada di bawah tekanan untuk menjual lebih banyak kendaraan listrik guna memenuhi target emisi CO2 Uni Eropa. Beberapa merek juga mengubah sistem distribusinya, yang menyebabkan penggunaan kembali insentif distributor dan kampanye promosi untuk merangsang permintaan yang lemah.
BACA JUGA - Pasokan Minyak Rusia Disetop, Klub Mobil Jerman Kurangi Touring
Menurut ekonom otomotif Ferdinand Dudenhoffer, sejak Januari, diskon kendaraan listrik telah meningkat tiga poin persentase, setara dengan penghematan lebih dari EUR1.000 (USD1.132) untuk model reguler. Dia menganalisis harga daring untuk 20 model mobil listrik paling populer di Jerman.
"Pada bulan April, ambang batas untuk menawarkan diskon lebih tinggi pada kendaraan listrik turun," kata Dudenhoffer, yang memperkirakan bahwa pemotongan harga akan terus berlanjut dalam beberapa bulan mendatang.
Seperti dilansir dari DPA, produsen mobil sekarang berada di bawah tekanan untuk menjual lebih banyak kendaraan listrik guna memenuhi target emisi CO2 Uni Eropa. Beberapa merek juga mengubah sistem distribusinya, yang menyebabkan penggunaan kembali insentif distributor dan kampanye promosi untuk merangsang permintaan yang lemah.
Lihat Juga :