Pengaruhi Industri Otomotif, Pasokan Chip Kembali Terganggu Akibat Covid-19

Selasa, 15 Juni 2021 - 13:09 WIB
loading...
Pengaruhi Industri Otomotif,...
Foto: dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gelombang baru kasus Covid-19 yang terjadi di beberapa negara Asia diprediksi akan membuat kelangkaan chip yang terjadi saat ini makin parah dan akan mengganggu industri otomotif global.

Melonjaknya kasus ini menciptakan hambatan baru dalam rantai pasokan global yang akan berdampak pada kenaikan harga dan efek pasca pandemi.

BACA: Sudah Divaksin Tapi Masih Terpapar Covid-19, Kenapa?

Mengutip laman Wall Street Journal, Selasa (15/6/2021), melonjaknya kasus di salah satu pelabuhan tersibuk di dunia di China Selatan telah menyebabkan penundaan pengiriman chip global.

Sementara itu di titik-titik kunci rantai pasokan semikonduktor di Taiwan dan Malaysia memperburuk kekurangan chip global yang telah menghambat produksi di industri otomotif dan teknologi.

Setelah China dan AS pekan ini masing-masing mencatat lonjakan tahunan terbesar dalam harga pabrik dan harga konsumen, dalam lebih dari satu dekade.

Jika masalah seperti ini berlanjut dan menjadi lebih buruk, masalah chip ini dapat membebani pertumbuhan global.

BACA JUGA: Terungkap! Maling Online Wara-wiri di Kemenlu Asia dan Afrika

Tahun lalu, sebagian besar China, Taiwan, dan banyak negara Asia lainnya dapat mengendalikan pandemi lebih baik daripada AS dan Eropa. Tetapi karena tingkat vaksinasi telah meningkat di Barat, pemerintah mulai mengurangi pembatasan dan ekonomi mulai meningkat.

Sementara upaya imunisasi di Asia sedikit tertinggal dan pihak berwenang sebagian besar mempertahankan kontrol perbatasan yang lebih ketat untuk mencegah beredarnya virus.

Namun, Covid-19 telah menyebar, Thailand misalnya yang selama dua bulan terakhir mengalami lonjakan kasus baru terburuk yang pernah ada.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
TMCR 2026 Satukan Tokoh...
TMCR 2026 Satukan Tokoh Nasional dan Komunitas Otomotif
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Rekomendasi
Pengendara Ninja yang...
Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap, Begini Penampakannya
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Spesial Prambanan Jazz...
Spesial Prambanan Jazz 2026: Nikmati Konser Syahdu Plus Diskon Hotel dan Kuliner dari BRImo
Berita Terkini
Strategi BYD Kuasai...
Strategi BYD Kuasai Pasar Otomotif yang Wajib Diwaspadai Jepang
Brough Superior Dagger...
Brough Superior Dagger S, Rolls-Royce Roda Dua Supermewah
Detail Jenis BBM B50...
Detail Jenis BBM B50 yang Bakal Tersedia di Seluruh SPBU Indonesia
BBM B50 Resmi Diterapkan,...
BBM B50 Resmi Diterapkan, ini Komponen Mobil Diesel yang Wajid Dicek Rutin
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Rapor Penjualan Wuling...
Rapor Penjualan Wuling 1 Dekade Terakhir, Mampukah Aira Mengembalikan Takhta?
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved