Penjualan Loyo, Tesla Diskon Harga Jual Mobil Listriknya 6%

Jum'at, 29 Mei 2020 - 13:45 WIB
loading...
Penjualan Loyo, Tesla...
Tesla memutuskan untuk menurunkan harga jual mobilnya sebesar 6% di pasar Amerika Utara. Hal ini untuk mengerek jumlah pembelian produk. Foto/Ist
A A A
CALIFORNIA - Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat , Tesla , tidak terkecuali sebagai perusahaan yang terkena imbas pandemik COVID-19 . Penjualan Tesla turut lesu dalam beberapa bulan terakhir. (Baca juga: Bukan Tesla, Mobil Listrik Ini Lebih Dulu Eksis di Negeri Paman Sam )

Mengutip situs Reuters, Jumat (29/5/2020), sebagai upaya memacu gairah penjualan mobil listriknya, Tesla memutuskan menurunkan harga jual sebesar 6% di pasar Amerika Utara.

Bahkan, demi mengurangi kerugian yang dialami, Tesla tidak lagi menggratiskan layanan pengisian cepat Supercharger miliknya, khususnya bagi pelanggan baru yang memiliki kendaraan Model S dan Model X.

Pada Rabu lalu, situs resmi Tesla telah menurunkan harga jualnya. Misalnya, Model S dijual USD74.990 atau sekitar Rp1,1 miliar, dari harga sebelumnya USD79.990 atau sekitar Rp1,8 miliar. Kemudian Model X menjadi USD79.990 atau Rp1,8 miliar dari USD84.990 atau Rp2,25 miliar.

Berdasarkan data lembaga riset J.D Power, pada April 2020 penjualan ritel mobil di AS turun separuhnya dibandingkan tahun lalu. Pada Mei ini ada kemungkinan membaik, sebab banyak produsen yang memberikan insentif dan permintaan terpendam dari pelanggan.

Semisal General Motors, Ford Motor, dan Fiat Chrysler, yang menawarkan insentif berupa tingkat bunga pembiayaan 0% untuk pembelian mobil baru. Di sisi lain, pabrik-pabrik di Amerika Serikat juga mulai kembali beroperasi pada awal bulan depan. Aktivitas ini bisa membuat pemasok suku cadang akan bergeliat kembali.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Riset Deloitte Bongkar...
Riset Deloitte Bongkar Alasan Mengapa Orang Indonesia Belum Move On dari Mobil Bensin
Belum Berniat ke Listrik,...
Belum Berniat ke Listrik, Aston Martin Berjuang Mempertahankan Mesin V12
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Pakai Mobil Listrik...
Pakai Mobil Listrik di Jakarta Bisa Dapat Insentif PKB 0%, Ini Ketentuannya
Mobil Listrik Tetap...
Mobil Listrik Tetap Masuk Pajak Progresif? Ini Penjelasan Lengkapnya
Rekomendasi
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Berita Terkini
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
Jelang GIIAS 2026, Motor...
Jelang GIIAS 2026, Motor Listrik Terbaru Yadea Bocor
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved