Siswa Binaan Honda Bikin Alat Agar Tuna Netra Belajar Bahasa Inggris
Minggu, 22 Agustus 2021 - 23:35 WIB
loading...
A
A
A
Hasil karya para siswa luar biasa, dari dari alat bantu pembelajaran untuk tuna netra hingga karya kreatif yang melibatkan penjahit keliling dan Usaha Miro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam industri kreatif.
Predikat karya terbaik pada ajang AHM Best Student 2021 juga diterima oleh Aufa Hanun Zahiyah, siswi SMA Negeri 3 Bogor, Jawa Barat.
![Siswa Binaan Honda Bikin Alat Agar Tuna Netra Belajar Bahasa Inggris]()
Melalui gagasan pada kategori Pemberdayaan Ekonomi/UMKM, Aufa memberdayakan para penjahit keliling dan UMKM dalam memproduksi GreenPots dengan media tanam serat Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dan face shield berbahan polikarbonat anti ultraviolet serta masker kain.
Pada kategori Kepedulian Lingkungan dan Kesehatan, terpilih Muhammad Iqbal Taufiqur Rahman dari SMA Negeri 1 Sumbawa, Nusa Tenggara Barat dengan karya Heavy Metal Reducing Technology (HMR-Tech). Karya ini memberi solusi bagi pencemaran logam berat di perairan.
Sementara itu, karya terbaik kategori Inovasi dan Teknologi diraih oleh Orchidia Ummu Tazkiah asal SMA Negeri 1 Kaliwungu, Jawa Tengah melalui karya mesin extrusion yang memproduksi bahan baku serat sintetis (chips polyster) dari limbah botol plastic PET.
Direktur Jendral Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset & Teknologi Republik Indonesia Wikan Sakarinto mengapresiasi langkah AHM.
Predikat karya terbaik pada ajang AHM Best Student 2021 juga diterima oleh Aufa Hanun Zahiyah, siswi SMA Negeri 3 Bogor, Jawa Barat.

Melalui gagasan pada kategori Pemberdayaan Ekonomi/UMKM, Aufa memberdayakan para penjahit keliling dan UMKM dalam memproduksi GreenPots dengan media tanam serat Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dan face shield berbahan polikarbonat anti ultraviolet serta masker kain.
Pada kategori Kepedulian Lingkungan dan Kesehatan, terpilih Muhammad Iqbal Taufiqur Rahman dari SMA Negeri 1 Sumbawa, Nusa Tenggara Barat dengan karya Heavy Metal Reducing Technology (HMR-Tech). Karya ini memberi solusi bagi pencemaran logam berat di perairan.
Sementara itu, karya terbaik kategori Inovasi dan Teknologi diraih oleh Orchidia Ummu Tazkiah asal SMA Negeri 1 Kaliwungu, Jawa Tengah melalui karya mesin extrusion yang memproduksi bahan baku serat sintetis (chips polyster) dari limbah botol plastic PET.
Direktur Jendral Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset & Teknologi Republik Indonesia Wikan Sakarinto mengapresiasi langkah AHM.
Lihat Juga :