Mercedes-Benz Vision AVTR Bukti Nyata Pengendalian Mobil Lewat Alam Pikiran
Selasa, 07 September 2021 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Nah, Mercedes-Benz Vision AVTR merupakan produk otomotif pertama yang mengaplikasikan teknologi BCI. Diharapkan aplikasi teknologi tersebut akan menjadikan pengalaman berkendara seseorang jadi lebih baik dan lebih nyaman.
"Mercedes-Benz telah berhasil mencetak sejarah lagi dalam mengintegrasikan manusia dan mobil melalui riset dan pengembangan teknologi BCI ke dalam sebuah mobil," jelas Britta Seeger, Member of the Board of Management of Daimler AG and Mercedes-Benz AG.
Baca juga : Wuling Siapkan Mobil Listrik Liliput dengan Harga Supermurah
Markus Schäfer, Member of the Board of Management of Daimler AG dan Mercedes-Benz AG mengatakan aplikasi teknologi BCI merupakan peningkatan dari teknologi bantuan pengemudi yang sudah ada di Mercedes-Benz. Saat ini mobil-mobil Mercedes-Benz telah dilengkapi dengna Asisten Suara atau Voice Assistant bernama Hey Mercedes dan MBUX Hyperscreen dengan ukuran besar tanpa adanya pembatas. Hadirnya teknologi BCI diharapkan mampu membuat operasional mobil jadi lebih simpel dibandingkan saat ini.
"Teknologi ini menggambarkan kondisi di masa depan dimana teknologi dan manusia bisa berjalan harmonis," jelasnya.
"Mercedes-Benz telah berhasil mencetak sejarah lagi dalam mengintegrasikan manusia dan mobil melalui riset dan pengembangan teknologi BCI ke dalam sebuah mobil," jelas Britta Seeger, Member of the Board of Management of Daimler AG and Mercedes-Benz AG.
Baca juga : Wuling Siapkan Mobil Listrik Liliput dengan Harga Supermurah
Markus Schäfer, Member of the Board of Management of Daimler AG dan Mercedes-Benz AG mengatakan aplikasi teknologi BCI merupakan peningkatan dari teknologi bantuan pengemudi yang sudah ada di Mercedes-Benz. Saat ini mobil-mobil Mercedes-Benz telah dilengkapi dengna Asisten Suara atau Voice Assistant bernama Hey Mercedes dan MBUX Hyperscreen dengan ukuran besar tanpa adanya pembatas. Hadirnya teknologi BCI diharapkan mampu membuat operasional mobil jadi lebih simpel dibandingkan saat ini.
"Teknologi ini menggambarkan kondisi di masa depan dimana teknologi dan manusia bisa berjalan harmonis," jelasnya.
(wsb)
Lihat Juga :