Begini Akibatnya Kalau Telat atau Tidak Rutin Ganti Oli Mobil

Rabu, 08 September 2021 - 23:05 WIB
loading...
Begini Akibatnya Kalau...
Ganti oli mobil secara rutin membantu menjaga mesin bekerja dengan baik. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Setiap kendaraan butuh oli untuk mengoptimalkan performanya. Tapi tak jarang pemilik kendaraan yang tidak rutin atau telat mengganti oli. Padahal, efeknya bisa fatal.

Oli mesin sendiri bertugas meminimalisir friksi atau gesekan di dalam mesin. Cairan ini juga senantiasa menjaga mesin bekerja secara mulus dan presisi dengan melumasi bagian-bagian logam yang bergesekan.

Dengan demikian, mesin jadi terhindar dari kondisi keausan dan panas yang berlebihan. Namun, oli punya usia pakai yang tidak panjang. Maka dari itu komponen berbentuk cair ini tergolong sebagai fast moving.

Oli mesin mobil kualitasnya akan terus menurun dan makin kotor seiring dengan tingginya angka odometer, sehingga harus diganti pada periode waktu atau jarak tempuh tertentu.

Berikut akibat telat atau tidak rutin mengganti oli mobil, dilansir dari laman Auto2000, Rabu (8/9).

Boros bahan bakar

Friksi yang terjadi antara komponen-komponen pada mesin mobil akan berkurang dengan adanya oli mobil sebagai pelumas. Gesekan halus akan membuat performa kerja mobil semakin meningkat.

Oli mesin mobil yang jarang diganti akan berpengaruh dan membuat gesekan akan semakin kuat dan tarikan akan semakin berat.

Hal tersebut menyebabkan mesin memerlukan tenaga lebih besar untuk bekerja. Dengan demikian bensin akan lebih banyak dikonsumsi.

Rusaknya Komponen-komponen Mesin

Dengan menurunnya kualitas cairan tersebut karena kebiasaan ganti oli telat, maka otomatis kemampuan melumasinya pun menurun. Jika demikian yang jadi korban adalah berbagai komponen internal mesin.

Cepat panas

Kondisi mesin yang mengalami kenaikan suhu dan menjadi sangat panas dinamakan overheating atau panas berlebihan. Performa kerja oli mobil sebagai pendingin mobil tidak akan menjalankan fungsinya secara maksimal apabila ganti oli telat. Hal tersebut mengakibatkan mobil mudah panas.

Suara kasar

Rusaknya komponen mesin karena tidak terlumasi dengan baik, maka dampaknya adalah suara yang menjadi kasar. Jika demikian kerusakan bisa merembet ke mana-mana.

Itulah sejumlah konsekuensi ganti oli telat. Segera lakukan penggantian oli mesin secara berkala yang telah dijadwalkan pada buku petunjuk manual.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mudik Gratis untuk Mekanik,...
Mudik Gratis untuk Mekanik, Strategi Mobil Jaga Loyalitas di Tengah Persaingan Pelumas 2026
Pelumas Standar UEA...
Pelumas Standar UEA Mulai Bidik Industri Otomotif Indonesia
Jebakan Maut Pasca Liburan:...
Jebakan Maut Pasca Liburan: Dosa Sepele yang Bikin Kantong Jebol dan Mengancam Nyawa
Lebih Tepat Mana, Jarak...
Lebih Tepat Mana, Jarak Tempuh atau Durasi Pemakaian Mobil untuk Ganti Oli?
Oli Eneos X Series Bikin...
Oli Eneos X Series Bikin Mobil Awet Muda, Apa Rahasianya?
Berapa Lama Sebaiknya...
Berapa Lama Sebaiknya Ganti Oli Gardan? Panduan Lengkap dan Praktis
Pertamina Fastron Jadi...
Pertamina Fastron Jadi Oli Mobil Pilihan Konsumen di Ajang WOW Brand 2026
Hanya Sebesar Kepalan...
Hanya Sebesar Kepalan Tangan, Ini Peran Ginjal bagi Kesehatan
Tutup Tahun, Midea Berikan...
Tutup Tahun, Midea Berikan Layanan Istimewa Mobile Service Buat Konsumen
Rekomendasi
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga dan KKP Perkuat Penyediaan Energi bagi Nelayan
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
Berita Terkini
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Infografis
8 Mobil Terkencang 2025,...
8 Mobil Terkencang 2025, Tenaganya Tembus 2.107 HP!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved