Bentley Ubah Pangkalan Udara Bekas Perang Dunia Kedua Jadi Lahan Test Drive
Senin, 20 September 2021 - 20:00 WIB
loading...
Bentley memanfaatkan pangkalan udara bekas perang dunia kedua sebagai lahan uji mobil baru mereka. Foto/Thedrive.
A
A
A
ITALIA - Perusahaan mobil premium asal Inggris, Bentley, mengubah markas militer bekas perang dunia kedua di Sisilia, Italia jadi lahan test drive. Lokasi tepatnya adalah sebuah pangkalan udara yang dulunya digunakan oleh Italia sebagai pusat mobilisasi pesawat-pesawat terbang Angkatan Udara Italia dan Angkatan Udara NAZI.
Saat perang dunia kedua meletus, Italia, NAZI dan, Jepang memang membuat sebuah aliansi yang dinamakan Blok Poros. Ketiganya melakukan kerja sama selama perang dunia berjalan. Termasuk saat Italia memberikan markas militer berupa pangkalan udara Comiso, Silia, Italia.
Pangkalan udara itu sangat besar karena berdiri di atas lahan yang sangat luas dan jadi lokasi ideal buat pasukan udara NAZI, Lutwaffe. Hanya saja kekalahan NAZI, Jepang dan Italia membuat pangkalan udara tersebut berpindah tangan ke Amerika Serikat dan sekutunya. Inggris dan Amerika Serikat kemudian menggunakan pangkalan udara tersebut sebagai tempat uji coba senjata baru serta pesawat khusus. Hal itu dilakukan seiring dengan terjadinya perang dingin antara Uni Soviet dengan Amerika Serikat serta negara-negara blok Eropa lainnya.
Baca juga : Mariah Carey Punya Gedung Berjalan Superwah, Intip Yuk Isinya!
Saat perang dunia kedua meletus, Italia, NAZI dan, Jepang memang membuat sebuah aliansi yang dinamakan Blok Poros. Ketiganya melakukan kerja sama selama perang dunia berjalan. Termasuk saat Italia memberikan markas militer berupa pangkalan udara Comiso, Silia, Italia.
Pangkalan udara itu sangat besar karena berdiri di atas lahan yang sangat luas dan jadi lokasi ideal buat pasukan udara NAZI, Lutwaffe. Hanya saja kekalahan NAZI, Jepang dan Italia membuat pangkalan udara tersebut berpindah tangan ke Amerika Serikat dan sekutunya. Inggris dan Amerika Serikat kemudian menggunakan pangkalan udara tersebut sebagai tempat uji coba senjata baru serta pesawat khusus. Hal itu dilakukan seiring dengan terjadinya perang dingin antara Uni Soviet dengan Amerika Serikat serta negara-negara blok Eropa lainnya.
Baca juga : Mariah Carey Punya Gedung Berjalan Superwah, Intip Yuk Isinya!

Lihat Juga :