Delapan Penyebab Lari Mobil Tersendat Saat Ngegas
Selasa, 21 September 2021 - 23:04 WIB
loading...
A
A
A
Jika ternyata penyebab mobil brebet saat di gas adalah kerusakan pada busi yang sudah mati, sebaiknya ganti dengan yang baru. Tidak akan bisa nyaman berkendara tanpa menggunakan busi yang berfungsi dengan baik.
6. Bocornya Kabel Busi
Saat mengecek busi masih bekerja tapi masalahnya juga bisa berasal dari kabel busi. Kebocoran sering terjadi pada bagian kabel yang membuat aliran listrik jadi terhambat. Cara mengeceknya sendiri sangat mudah.
Bisa juga menggunakan tespen dan colokan pada kabel busi, jika menyala artinya tidak ada masalah. Namun jika tidak ada aliran listrik maka telah terjadi kebocoran. Langkah perbaikan yang bisa dilakukan hanyalah mengganti kabel dengan yang baru.
7. Kerusakan pada Mass Air Flow (MAF)
MAF merupakan komponen pada mobil injeksi yang fungsinya sebagai sensor untuk mengatur jumlah udara masuk pada throttle body mobil. Ketika MF mengalami kerusakan maka persediaan udara yang tepat ke ruang bakar akan terganggu.
Mobil akan terganggu performanya yang ditandai dengan terasa brebet saat di gas. Kerusakan biasanya disebabkan kotornya sensor, cara mengatasinya sangat mudah hanya perlu dibersihkan saja dengan cairan khusus.
8. Actuator Tidak Berfungsi dengan Baik
Actuator atau yang disebut juga dengan Idle Speed Control (ISC) perannya sangat penting untuk menjaga kestabilan mesin mobil. Akan terlihat rpm stabil jika komponen ini bekerja dengan baik.
Ciri yang dapat dilihat adalah motor dari ISC membesar dan permukaan pada pintle menjadi aus. Paling parah adalah pintle sudah tidak bisa bergerak lagi. Mobil pun akan menjadi tidak stabil rpmnya dan terasa brebet.
Solusinya hanyalah dengan dengan mengganti komponen ISC baru yang ukuran ujung karetnya sama.
6. Bocornya Kabel Busi
Saat mengecek busi masih bekerja tapi masalahnya juga bisa berasal dari kabel busi. Kebocoran sering terjadi pada bagian kabel yang membuat aliran listrik jadi terhambat. Cara mengeceknya sendiri sangat mudah.
Bisa juga menggunakan tespen dan colokan pada kabel busi, jika menyala artinya tidak ada masalah. Namun jika tidak ada aliran listrik maka telah terjadi kebocoran. Langkah perbaikan yang bisa dilakukan hanyalah mengganti kabel dengan yang baru.
7. Kerusakan pada Mass Air Flow (MAF)
MAF merupakan komponen pada mobil injeksi yang fungsinya sebagai sensor untuk mengatur jumlah udara masuk pada throttle body mobil. Ketika MF mengalami kerusakan maka persediaan udara yang tepat ke ruang bakar akan terganggu.
Mobil akan terganggu performanya yang ditandai dengan terasa brebet saat di gas. Kerusakan biasanya disebabkan kotornya sensor, cara mengatasinya sangat mudah hanya perlu dibersihkan saja dengan cairan khusus.
8. Actuator Tidak Berfungsi dengan Baik
Actuator atau yang disebut juga dengan Idle Speed Control (ISC) perannya sangat penting untuk menjaga kestabilan mesin mobil. Akan terlihat rpm stabil jika komponen ini bekerja dengan baik.
Ciri yang dapat dilihat adalah motor dari ISC membesar dan permukaan pada pintle menjadi aus. Paling parah adalah pintle sudah tidak bisa bergerak lagi. Mobil pun akan menjadi tidak stabil rpmnya dan terasa brebet.
Solusinya hanyalah dengan dengan mengganti komponen ISC baru yang ukuran ujung karetnya sama.
(wbs)
Lihat Juga :