Pertamina Hulu Indonesia Kenalkan Program TJSL Andalan
Kamis, 23 September 2021 - 02:14 WIB
loading...
A
A
A
Sementara TJSL Petani Maju 4.0 dilakukan di wilayah Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Program Petani Maju 4.0 itu dimaksudkan untuk memanfaatkan sumber daya yang melimpah di kelurahan Teluk Pamedas, Sanipah, Handil Baru, Handil Baru Barat, dan Muara Sembilang melalui pendampingan kepada masyarakat dalam mengembangkan usaha pertanian ramah lingkungan dengan menggunakan aplikasi digital berbasis pertanian “Aplikasi Tanam Digital”.
Diharapkan dengan semakin meningkatnya kapasitas petani, pemuda dan peranan wanita yang disertai dengan dukungan sarana dan prasarana serta intervensi kegiatan yang yang berbasis praktik keberlanjutan baik yang diprakarsai oleh PHM maupun secara mandiri oleh kelompok, maka akan tercipta kemandirian kelompok dan seluruh anggota masyarakat sehingga mampu peningkatan taraf kehidupan bersama yang lebih baik di masa yang akan datang.
Direktur Utama Pertamina Hulu Indonesia, Chalid Said Salim mengatakan dua program TJSL yang dipaparkan merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap pembangungan yang berkelanjutan. Menurutnya program TJSL harus memberikan manfaat secara ekonomi, sosial, lingkungan, dan hukum serta tata kelola dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya, dapat dipertanggungjawabkan, dan merupakan bagian dari pendekatan bisnis perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Baca juga : 755 Hari Lawan Tesla di Pengadilan, Pria China ini Bawa Pulang Rp3,3 Miliar
Diharapkan dengan semakin meningkatnya kapasitas petani, pemuda dan peranan wanita yang disertai dengan dukungan sarana dan prasarana serta intervensi kegiatan yang yang berbasis praktik keberlanjutan baik yang diprakarsai oleh PHM maupun secara mandiri oleh kelompok, maka akan tercipta kemandirian kelompok dan seluruh anggota masyarakat sehingga mampu peningkatan taraf kehidupan bersama yang lebih baik di masa yang akan datang.
Direktur Utama Pertamina Hulu Indonesia, Chalid Said Salim mengatakan dua program TJSL yang dipaparkan merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap pembangungan yang berkelanjutan. Menurutnya program TJSL harus memberikan manfaat secara ekonomi, sosial, lingkungan, dan hukum serta tata kelola dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya, dapat dipertanggungjawabkan, dan merupakan bagian dari pendekatan bisnis perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Baca juga : 755 Hari Lawan Tesla di Pengadilan, Pria China ini Bawa Pulang Rp3,3 Miliar

Lihat Juga :