Bangun Tempat Pengisian Mobil Listrik, China Terbitkan Obligasi Rp5,455 Triliun

Selasa, 02 Juni 2020 - 18:02 WIB
loading...
Bangun Tempat Pengisian...
Dengan penerbitan obligasi, jumlah tempat pengisian daya mobil listrik di China ditargetkan akan mencapai 5 juta pada akhir tahun ini, dengan rasio pengisian satu banding satu. FOTO/ IST
A A A
BEIJING - China berambisi memasifkan kendaraan listrik di negaranya. Demi merangsang permintaan dan memajukan infrastruktur, China akan memperbanyak tempat pengisian daya mobil listrik.

Sebagai upaya menuju ke sana, pemerintah China berencana menerbitkan obligasi sebesar CYN3,75 triliun atau sekitar Rp5,455 triliun tahun ini. Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur baru, dan memperbanyak fasilitas pengisian untuk mempromosikan penggunaan mobil listrik yang lebih luas. Baca Juga : Bayangan Nissan Z Series Generasi Terbaru Gentayangan

Mengutip dari China Daily, Selasa (2/6/2020), hingga akhir 2019, Negeri Tirai Bambu telah memiliki lebih dari 1,24 juta unit tempat pengisian kendaraan listrik. Sebanyak 531.000 unit di antaranya untuk pengisian publik, dan 712.000 unit milik pribadi.

Dengan penerbitan obligasi, jumlah tempat pengisian daya mobil listrik di China ditargetkan akan mencapai 5 juta pada akhir tahun ini, dengan rasio pengisian satu banding satu. Suzuki GSX-R 125 Resmi Meluncur, Teknologi Samai Kakaknya


Menurut perkiraan Bloomberg New Energy Finance (NEF), China bakal ada 162 juta unit mobil listrik yang mengaspal di China pada 2040. Berlandaskan hal tersebut, banyaknya tempat pengisian daya menjadi sangat penting.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lotus Memperkenalkan...
Lotus Memperkenalkan Struktur Baru untuk Eletre dan Emeya
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
Jadi Sasaran Serangan,...
Jadi Sasaran Serangan, Pabrik Tesla Sediakan Tempat Bersembunyi Karyawan
Kanada Protes Soal Tarif...
Kanada Protes Soal Tarif Impor Otomotif AS, Ini Alasannya
Pabrikan Senjata Api...
Pabrikan Senjata Api AK 47 Kembali Produksi Motor Berwarna Pink?
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
AS Umumkan Tarif Baru...
AS Umumkan Tarif Baru Mobil Buatan Luar Negeri Termasuk Indonesia
Rekomendasi
Demo Menentang Trump...
Demo Menentang Trump Digelar di Penjuru Dunia, Ada Berlin, Frankfurt, Paris, dan London
Pembayaran Retribusi...
Pembayaran Retribusi Jakarta Kini Bisa Lewat Aplikasi, QRIS dan Gerai Ritel
Lucky Hakim Liburan...
Lucky Hakim Liburan ke Jepang, Dedi Mulyadi: Kalau ke Sana Lagi, Bilang Dulu Yah
Malam Puncak Arus Balik,...
Malam Puncak Arus Balik, Pantura Cirebon Macet Parah
Respons Tarif Trump...
Respons Tarif Trump Terbaru, Industri Galangan Kapal Butuh Kebijakan Impor Friendly
AS Pasar Utama Ekspor...
AS Pasar Utama Ekspor Mebel Indonesia, Tarif Terbaru Trump Bisa Berdampak Buruk
Berita Terkini
CEO Baru Volvo Fokus...
CEO Baru Volvo Fokus ke Pasar Amerika: Produksi Lokal Jadi Kunci Atasi Tarif Impor!
1 hari yang lalu
Lotus Memperkenalkan...
Lotus Memperkenalkan Struktur Baru untuk Eletre dan Emeya
1 hari yang lalu
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
2 hari yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
2 hari yang lalu
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
2 hari yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
2 hari yang lalu
Infografis
Tarif Trump Bikin Harta...
Tarif Trump Bikin Harta Orang Terkaya Dunia Susut Rp3.400 Triliun
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved