Transportasi Langit Ramai-ramai Berebut Cuan Rp244,6 Triliun di Angkasa
Senin, 06 Desember 2021 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga : Bikin Mobil Listrik, Pangeran Mohmammad bin Salman Kerja Sama dengan Perusahaan Taiwan
![Transportasi Langit Ramai-ramai Berebut Cuan Rp244,6 Triliun di Angkasa]()
Dia mengatakan biaya penggunaan taksi terbang EHang 26 ditaksir hanya menelan biaya kurang lebih sekitar Rp1 juta. “Kalau naik helikopter nih setiap 30 menit, udah Rp 40 juta mungkin. Sedangkan ini (taksi terbang Ehang) jauh lebih murah, mungkin hanya sekitar 3-4 persen doang. Jadi hasil perbandingannya sekitar 2-3 kali taksi darat konvensional," jelas Rudy Salim.
Terjangkaunya biaya penggunaan taksi EHang 216 menurut Rudy Salim terjadi karena beberapa faktor. Pertama mengenai biaya daya yang digunakan oleh taksi terbang buatan China. Menurutnya biaya pengisian daya hanya menghabiskan sebesar Rp200.000 saja.
“Biaya ongkos terbangnya sangat murah sekali, karena pengisian daya EV nya saja hanya Rp200.000. Akan tetapi masih terdapat biaya lainnya. Jika di dunia aviasi maka hal itu disebut dengan power by the hour," jelasnya.

Dia mengatakan biaya penggunaan taksi terbang EHang 26 ditaksir hanya menelan biaya kurang lebih sekitar Rp1 juta. “Kalau naik helikopter nih setiap 30 menit, udah Rp 40 juta mungkin. Sedangkan ini (taksi terbang Ehang) jauh lebih murah, mungkin hanya sekitar 3-4 persen doang. Jadi hasil perbandingannya sekitar 2-3 kali taksi darat konvensional," jelas Rudy Salim.
Terjangkaunya biaya penggunaan taksi EHang 216 menurut Rudy Salim terjadi karena beberapa faktor. Pertama mengenai biaya daya yang digunakan oleh taksi terbang buatan China. Menurutnya biaya pengisian daya hanya menghabiskan sebesar Rp200.000 saja.
“Biaya ongkos terbangnya sangat murah sekali, karena pengisian daya EV nya saja hanya Rp200.000. Akan tetapi masih terdapat biaya lainnya. Jika di dunia aviasi maka hal itu disebut dengan power by the hour," jelasnya.
(wsb)
Lihat Juga :