Boeing Investasi Rp6,5 Triliun untuk Pengembangan Taksi Terbang Wisk

Selasa, 25 Januari 2022 - 20:36 WIB
loading...
Boeing Investasi Rp6,5...
Pesawat Wisk, perusahaan patungan antara The Boeing Company dan Kitty Hawk Corporation, dipamerkan saat konferensi transportasi dan teknologi inovatif CoMotion LA akan dimulai di Los Angeles, California, AS, 16 November 2021. REUTERS/Mike Blake
A A A
PARIS - Boeing Co (BA.N) menginvestasikan lebih dari USD450 juta (Rp6,5 triliun) untuk mendukung pengembangan taksi terbang tanpa pilot di masa depan yang dikenal dengan Wisk Aero. Wisk yang berbasis di California, dimiliki oleh Boeing dan Kitty Hawk - perusahaan kendaraan udara yang diluncurkan oleh salah satu pendiri Google Larry Page.

"Pandangan kami adalah keuntungan strategis besar dari Wisk, langsung ke pesawat terbang sendiri, membangun prinsip-prinsip itu di setiap tingkat desain dan pengembangan," kata Chief Strategy Officer Boeing Marc Allen kepada Reuters, Selasa (25/1/2022).

Pengembangan generasi pesawat eVTOL oleh perusahaan rintisan independen dan beberapa kelompok kedirgantaraan ditargetkan beroperasi pada 2024. Namun, Boeing menolak memberikan detail kapan kendaraan penumpang generasi keenam Wisk dioperasikan.

(Baca juga; Si Elang Kucing, Pesawat Listrik Pertama yang Bisa Mengudara dan Mendarat Vertikal )

Boeing mengatakan Wisk akan menjadi kendaraan pengangkut penumpang otonom pertama yang disertifikasi di Amerika Serikat. Dalam sebuah pernyataan, Wisk mengatakan investasi USD450 juta dari Boeing akan menjadikannya "salah satu perusahaan yang paling didanai dengan baik".

Analis mengatakan jadwal sertifikasi tetap menjadi sumber utama ketidakpastian seputar industri kendaraan otonom masa depan ini. Namun, Allen mengatakan, investasi Boeing di perusahaan Wisk dapat menghasilkan peningkatan yang dapat diterapkan di seluruh portofolio Boeing.

(Baca juga; Bersiap Menjadi Produsen Kendaraan Listrik )
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Hyundai dan KAI Bergabung...
Hyundai dan KAI Bergabung Hadirkan Taksi Terbang di Korea Selatan
China Pamer Senjata...
China Pamer Senjata Laser Portabel yang Dipasang di Mobil Pickup
PULS Peluncur Roket...
PULS Peluncur Roket Canggih dengan Kemampuan di Atas Rata-rata
Toyota Pangkas Produksi...
Toyota Pangkas Produksi Sebanyak 38.000 Kendaraan Akibat Perang AS dan Iran
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Rekomendasi
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Berita Terkini
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Digas Wapres Gibran...
Digas Wapres Gibran di Papua, Ini Spesifikasi Yadea Velax H
Mobil Jepang Lawas Tetap...
Mobil Jepang Lawas Tetap Rebut Perhatian Penggemar Modifikasi, Ini Alasannya!
Mengapa Batmobile Tumbler...
Mengapa Batmobile Tumbler Seharga Rp 53,5 Miliar Menjadi Mobil Terlangka di Dunia?
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Kawin Silang JLR dan...
Kawin Silang JLR dan Chery: Freelander 8 Lahir, Eropa Ketar-ketir!
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved