COVID-19 Kembali Merajalela, IIMS Hybrid 2022 Resmi Ditunda
Rabu, 09 Februari 2022 - 16:58 WIB
loading...
IIMS Hybrid 2022 Resmi Ditunda. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Indonesia International Motor Show ( IIMS) Hybrid 2022 terpaksa ditunda. Gelaran akbar yang semula dijadwalkan pada 17 – 27 Februari 2022 kini digeser menjadi 31 Maret – 10 April 2022.
"Sebagai upaya mengambil tindakan preventif, kami menggeser pelaksanaan IIMS 2022, tetap di semester satu tahun ini, yaitu 31 Maret hingga 10 April 2022," kata Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Rabu (9/2/2022).
BACA JUGA - Bank Danamon Hadir di IIMS 2022
Dyandra Promosindo selaku penyelenggara menyebut IIMS terpaksa ditunda karena kasus positif Covid-19 yang terus melonjak, sehingga memaksa pemerintah menetapkan PPKM Level 3 DKI Jakarta.
Untuk diketahui, data terbaru dari BNPB (06/02), jumlah tambahan kasus pasien positif Covid-19 sebanyak 36.057 orang dan tersebar di 34 Provinsi di Indonesia.
Dengan adanya lonjakan kasus positif Covid-19 ini, ditakutkan akan ada kenaikan kasus yang terjadi dalam dua sampai tiga pekan ke depan.
Keputusan yang diambil Dyandra juga sejalan dengan beragam kebijakan, seperti diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 50 persen dari kapasitas ruang kelas di daerah termasuk kategori PPKM Level 2, dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menutup sementara beberapa ruas jalan.
"Sebagai upaya mengambil tindakan preventif, kami menggeser pelaksanaan IIMS 2022, tetap di semester satu tahun ini, yaitu 31 Maret hingga 10 April 2022," kata Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Rabu (9/2/2022).
BACA JUGA - Bank Danamon Hadir di IIMS 2022
Dyandra Promosindo selaku penyelenggara menyebut IIMS terpaksa ditunda karena kasus positif Covid-19 yang terus melonjak, sehingga memaksa pemerintah menetapkan PPKM Level 3 DKI Jakarta.
Untuk diketahui, data terbaru dari BNPB (06/02), jumlah tambahan kasus pasien positif Covid-19 sebanyak 36.057 orang dan tersebar di 34 Provinsi di Indonesia.
Dengan adanya lonjakan kasus positif Covid-19 ini, ditakutkan akan ada kenaikan kasus yang terjadi dalam dua sampai tiga pekan ke depan.
Keputusan yang diambil Dyandra juga sejalan dengan beragam kebijakan, seperti diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 50 persen dari kapasitas ruang kelas di daerah termasuk kategori PPKM Level 2, dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menutup sementara beberapa ruas jalan.
Lihat Juga :