Bandel! Hyundai dan Samsung Tetap Ngotot Jualan di Rusia

Kamis, 10 Maret 2022 - 07:02 WIB
loading...
Bandel! Hyundai dan...
Hyundai dan Samsung ngotot berjualan di Rusia. FOTO/ IST
A A A
SEOUL - Tak sejalan dengan Pemerintah Korea Selatan, Hyundai dan Samsung tetap akan mengekspor ke Rusia . Kedua perusahaan tersebut berpegangan dengan Aturan Produk Langsung Asing (FDPR) yang memperbolehkan untuk tetap kirim mobil ke Rusia

Seperti dilansir dari The Korea Times Rabu (9/3/2022), Seoul adalah satu-satunya sekutu AS yang tidak dibebaskan dari aturan FDPR karena partisipasi terlambat pemerintahan Moon Jae-in dalam upaya sanksi yang dipimpin AS.

BACA JUGA - Ilmuwan Pastikan Nuklir Rusia Bisa Lenyapkan Inggris dalam Hitungan Detik

Perkembangan terbaru ini setidaknya mampu membuat sebagian besar perusahaan elektronik dan otomotif Korea bernafas lega.

Pasalnya, Rusia merupakan pasar utama bagi perusahaan seperti Samsung Electronics dan LG Electronics, sedangkan Hyundai (dan Kia) merupakan salah satu produsen terbesar di pasar setelah Renault.

Di antara teknologi yang tercakup dalam aturan tersebut termasuk barang elektronik (semikonduktor), komputer, keamanan komunikasi/informasi, sensor/laser, kelautan, navigasi/avionik, dan dirgantara.

Saat ini, total 32 negara termasuk 27 negara Uni Eropa, Australia, Kanada, Jepang , Selandia Baru dan Inggris yang telah memberlakukan sanksi terhadap Rusia sesuai dengan tindakan AS telah dibebaskan dari aturan FDPR.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Hyundai SantaFe EREV...
Hyundai SantaFe EREV Kepergok Sedang Cas Baterai, Segini Jangkauannya
Hyundai dan KAI Bergabung...
Hyundai dan KAI Bergabung Hadirkan Taksi Terbang di Korea Selatan
Hyundai Pecah Rekor...
Hyundai Pecah Rekor Pendapatan Rp537 Triliun, tapi Kok Labanya Anjlok?
Hyundai Kembangkan Motor...
Hyundai Kembangkan Motor Listrik EV 215 HP untuk Semua Jenis Kendaraan
Mengintip Bagian Luar...
Mengintip Bagian Luar dan Dalam Hyundai New Creta Alpha 2026
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Rekomendasi
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Berita Terkini
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved