Kuasai 30 Persen Pasar Mobil Rusia, Renault Menolak Pergi dari Negeri Beruang Merah

Selasa, 15 Maret 2022 - 07:05 WIB
loading...
Kuasai 30 Persen Pasar...
Renault menyatakan tidak mengubah hubungannya dengan Rusia dan menolak keluar dari negeri Beruang Merah. Foto/Carscoops
A A A
MOSKOW - Renault menyatakan tidak mengubah hubungannya dengan Rusia dan menolak keluar dari negeri Beruang Merah. Apalagi pabrikan asal Prancis itu menguasai sekitar 30 persen pasar mobil di Rusia.

Renault memiliki 68 persen saham di AvtoVAZ yang bertanggung jawab atas merek Lada yang sangat populer di Rusia. Melalui kepemilikan saham ini, Renault menguasai sekitar 30 persen pasar mobil negara dan memiliki 40.000 tenaga kerja lokal.

Namun, yang membuat masalah ini semakin rumit adalah kenyataan bahwa pemerintah Prancis memiliki 15 persen saham di Renault. Sedangkan Pemerintah Rusia menyumbang sekitar 10 persen dari pendapatan Renault.

Baca juga; Mobil Kebanggaan Rusia Rayakan Produksi 30 Juta Unit

Informasi dari berbagai sumber lain kepada Auto News menyebutkan bahwa Renault enggan untuk menarik diri dari Rusia karena biaya tinggi dan ingin menghindari nasionalisasi AvtoVAZ. Pemerintah Prancis tetap bungkam tentang hubungan Renault dengan Rusia.

Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire memang mengatakan bahwa perusahaan swasta bebas membuat keputusan sendiri dalam melakukan bisnis di Rusia. Syaratnya, jika mereka “secara ketat dan mematuhi sanksi.”
Kuasai 30 Persen Pasar Mobil Rusia, Renault Menolak Pergi dari Negeri Beruang Merah


Perusahaan riset Alphavalue menunjukkan bahwa ada kemungkinan kecil dari Renault melepaskan sahamnya di AvtoVAZ. Perusahaan juga menurunkan rekomendasinya pada saham, dengan menyatakan bahwa nilai usaha telah jatuh ke nol.

Baca juga; Perusahaan Otomotif Eropa Kompak Boikot Pengiriman Mobil ke Rusia

“Untuk memperhitungkan risiko geopolitik terkait invasi Rusia ke Ukraina dan implikasi jangka panjang yang ditimbulkan akibat sanksi Barat terhadap ekonomi Rusia, mungkin (perusahaan) secara drastis mengurangi permintaan mobil di negara ini untuk tahun-tahun mendatang,” tulis laman Carscoops dikutip SINDOnews., Selasa (15/3/2022).

Diketahui, produksi di pabrik perakitan Renault di dekat Moskow telah dihentikan sementara hingga 18 Maret karena masalah pasokan. Situs AvtoVAZ di Togliatti dan Izhevsk juga mengalami gangguan produksi setelah invasi Rusia ke Ukraina karena kekurangan semikonduktor. Kondisi ini membuat, Renault terjebak di antara dilema yang serba rumit.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Ford Fiesta Akan Kembali...
Ford Fiesta Akan Kembali di Tahun 2028 dengan Platform Renault 5 EV
Renault 4 JP4x4 Concept...
Renault 4 JP4x4 Concept Buggy Concept Mobil Listrik AWD Diperkenalkan
Renault Kembangkan Teknologi...
Renault Kembangkan Teknologi REEV dengan Jangkauan 1.400 km
Renault Bridger Concept,...
Renault Bridger Concept, SUV Kecil Siap Diluncurkan Tahun Depan
Renault Ambil Alih Kendali...
Renault Ambil Alih Kendali Penuh Flexis, Volvo Trucks Tetap Dipertahankan
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Rekomendasi
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Berita Terkini
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Infografis
Volvo Jatuhkan 10 Mobil...
Volvo Jatuhkan 10 Mobil Baru dari Ketinggian 30 Meter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved