Penyebab Mobil Bergetar dan Cara Mengatasi

Minggu, 27 Maret 2022 - 14:31 WIB
loading...
Penyebab Mobil Bergetar...
Perawatan mobil bergetar. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Beragam masalah bisa dijumpai para pemilik mobil. Salah satunya adalah mobil bergetar yang tentunya membuat berkendara tidak nyaman.

Masalah ini berbeda dari getaran akibat jalanan bergelombang atau karena berlubang. Getaran terjadi karena masalah pada bagian komponen tertentu.

BACA JUGA - Butuh Perawatan Khusus, Ini Cara Perawatan dan Pengobatan Talasemia!

Mobil bergetar biasanya bukan hanya karena mesin, tetapi bisa pada beberapa komponen lainnya. Nah apa saja penyebabnya dan bagaimana solusinya?

Berikut paparannya, seperti dilansir dari berbagai sumber pada Minggu (27/3/2022).

1. Masalah pada ban

Ban yang mengalami masalah dapat menjadi pemicu utama terjadinya getaran pada mobil. Kerusakan ban, seperti benjolan tentu akan membuat perjalanan tidak nyaman.

Selain ban benjol, ban yang sudah aus juga memicu timbulnya getaran saat menyetir. Karena ban tidak mampu lagi untuk menahan bobot mobil, terutama saat pengereman.

Solusinya adalah dengan segera ganti ban dengan yang baru. Dengan begitu, mengemudi akan jadi lebih nyaman dan pastinya juga aman.

2. Kampas kopling habis

Kehabisan kampas kopling akan membuat mobil lebih mudah bergetar. Ini disebabkan karena permukaan flywheel yang tidak rata kemudian berdampak langsung pada kinerja kopling mobil.

Tanda-tanda kampas koping habis adalah performa mobil yang menurun, tercium bau hangus, mengoper gigi menjadi lebih sulit, dan putaran mesin tiba-tiba menjadi lebih tinggi dari biasanya.

Kalau sudah begini, masalah bisa diatasi dengan menghaluskan permukaan flywheel supaya lebih rata.

3. Shockbreaker rusak

Shockbreaker berfungsi untuk mengurangi atau meredam getaran saat mobil berjalan. Apabila bagian ini rusak, otomatis mobil akan terus-menerus bergetar.

Getaran ini biasanya muncul saat mobil melaju di kecepatan yang tinggi. Namun dalam kondisi rusak parah, getaran juga bisa muncul pada saat mobil melaju pada kecepatan rendah.

Untuk itu, ganti bagian shockbreaker dengan yang baru agar getaran mobil dapat diredam saat mobil melaju, baik pada kecepatan rendah maupun pada kecepatan tinggi.

4. Piston rusak

Piston yang mengalami kerusakan akan berdampak langsung pada bagian mesin. Kerusakan piston dapat menimbulkan madalah getaran saat mobil berjalan.

Tidak hanya akan membuat mobil bergetar, kerusakan piston juga dapat membuat performa mobil menurun. Maka daei itu, bagian piston perlu diganti secara berkala.

Untuk mobil baru, penggantian piston bisa dilakukan saat sudah menempuh jarak 5000 km. Sedangkan mobil lama, piston bisa diganti saat jarak tempuhnya mencapai 3000 km.

5. Busi bermasalah

Rata-rata sebuah mobil memiliki empat busi. Apabila salah satu bagian busi mengalami kerusakan, jelas bisa membuat mobil bergetar saat dijalankan, karena performa dan akselerasi mobil akan otomatis pincang akibat kerusakan busi ini.

Untuk mengatasinya, ganti busi mobil lama dengan busi baru. Harga satu unit busi sangatlah terjangkau, jadi tidak perlu takut kehabisan uang saat hendak mengganti busi mobil.

6. Engine Mount mengalami gangguan

Engine mount berguna untuk menahan mobil agar tetap berada di posisi yang sama tanpa berpindah sedikitpun. Apabila bagian ini mengalami kerusakan, maka kabin mobil akan terasa bergetar saat berjalan.

Kerusakan engine mount ini sendiri biasanya disebabkan karena mobil pernah mengalami kecelakaan hebat. Untuk mengatasinya, tidak ada cara selain memperbaiki engine mounting agar daya cengkeramnya kembali normal.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vklass Buktikan Artificial...
Vklass Buktikan Artificial Leather Juga Bisa Berkelas dan Tahan Banting
Ban Mobil Botak Sebelah,...
Ban Mobil Botak Sebelah, Wajib Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya
Cara Melepas dan Pasang...
Cara Melepas dan Pasang Aki Mobil yang Benar
Riset Penggunaan Lampu...
Riset Penggunaan Lampu Rem yang Terbukti Mampu Mengurangi Angka Kecelakaan
Benarkah Jika Aki 12...
Benarkah Jika Aki 12 Volt Lemah, Tanda Mesin Rusak?
Cara Menyimpan Mobil...
Cara Menyimpan Mobil dalam Waktu Lama Agar Ban Tidak Kempis
Cara Mengatasi HP Redmi...
Cara Mengatasi HP Redmi Fastboot dengan Fitur Bawaan
Cara Pakai Aplikasi...
Cara Pakai Aplikasi Deteksi Produk Israel, Mudah Banget!
Cara Mengubah Kuota...
Cara Mengubah Kuota Belajar Menjadi Internet Tanpa Aplikasi
Rekomendasi
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Berita Terkini
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved