Kembangkan Mobil Otonom Berteknologi Baru, Ford Bentuk Unit Khusus
Minggu, 27 Maret 2022 - 17:00 WIB
loading...
Jajaran mobil buatan Ford. FOTO/ IST
A
A
A
TEXAS - Chief Executive Officer Ford Motor Co. Jim Farley telah membentuk unit baru untuk mempercepat pengembangan kendaraan otonom dan mendorong bisnis teknologi baru.
Farley membentuk Ford Next akhir tahun lalu dengan Franck Louis-Victor, spesialis hard-charging sebagai managernya yang diambil dari Renault SA, dan sekarang unit Ford Next diperkuat strukturalnya.
BACA JUGA - Krisis Semikonduktor, Paksa Ford Hentikan Produksi Ford Mustang
Farley mengumumkan bahwa dirinya telah membagi pembuatan mobil di perusahaan menjadi dua, yakni model e untuk model listrik dan Ford Blue untuk kendaraan mesin pembakaran konvensional.
Unit kendaraan otonom Ford Autonomous Vehicles LLC juga sekarang menjadi bagian dari Ford Next dan mantan kepala eksekutifnya, Scott Griffith, ditaikan jabatannya sebagai pakar kewirausahaan untuk Ford Next.
Farley berharap perubahan struktural ini akan membantu perusahaan menjadi lebih gesit dalam berinovasi. Selain itu juga agar perusahaan mampu menghadapi perusahaan rintisan dan raksasa teknologi seperti Alphabet Inc.
“Ford akan memastikan kami memiliki struktur dan bakat yang tepat untuk bersaing dan menang," kata Farley dikutip dari Bloomberg pada Minggu (27/3/2022).
Farley membentuk Ford Next akhir tahun lalu dengan Franck Louis-Victor, spesialis hard-charging sebagai managernya yang diambil dari Renault SA, dan sekarang unit Ford Next diperkuat strukturalnya.
BACA JUGA - Krisis Semikonduktor, Paksa Ford Hentikan Produksi Ford Mustang
Farley mengumumkan bahwa dirinya telah membagi pembuatan mobil di perusahaan menjadi dua, yakni model e untuk model listrik dan Ford Blue untuk kendaraan mesin pembakaran konvensional.
Unit kendaraan otonom Ford Autonomous Vehicles LLC juga sekarang menjadi bagian dari Ford Next dan mantan kepala eksekutifnya, Scott Griffith, ditaikan jabatannya sebagai pakar kewirausahaan untuk Ford Next.
Farley berharap perubahan struktural ini akan membantu perusahaan menjadi lebih gesit dalam berinovasi. Selain itu juga agar perusahaan mampu menghadapi perusahaan rintisan dan raksasa teknologi seperti Alphabet Inc.
“Ford akan memastikan kami memiliki struktur dan bakat yang tepat untuk bersaing dan menang," kata Farley dikutip dari Bloomberg pada Minggu (27/3/2022).
Lihat Juga :