Suzuki Patenkan Sistem SOS untuk Keselamatan Pengendara Sepeda Motor
Senin, 28 Maret 2022 - 13:04 WIB
loading...
Suzuki mengajukan paten untuk sistem keselamatan pengendara yang bisa memberitahu layanan darurat jika motor mengalami kecelakaan parah. Foto/dok
A
A
A
TOKYO - Suzuki mengajukan paten untuk sistem keselamatan pengendara yang bisa memberitahu layanan darurat jika motor mengalami kecelakaan parah. Sistem SOS itu akan dilengkapi sensor untuk mendeteksi tubuh pengendara.
Menutip laman Ride Apart, Senin (28/3/2022), Suzuki sedang mengerjakan sistem SOS yang terhubung dengan ECU dan sensor inersia untuk mendeteksi dan menilai tabrakan.
Selain itu, sensor tersebut juga merinci mekanisme cedera yang dialami pengendara akibat tabrakan melalui sepasang sensor yang terintegrasi ke dalam tubuh pengendara.
Sensor akan menentukan apakah pengendara berdiri atau di tanah dan posisi tubuhnya pasca-kecelakaan. Jika pengendara bangun beberapa saat setelah kecelakaan, maka sistem tidak akan menandai kecelakaan sebagai parah.
BACA : Motor Keren yang Bisa Diboyong dengan Duit Rp7 Juta
Sebaliknya, jika sistem memantau pengendara berbaring di tanah cikup lama maka sistem akan memberithau layanan darurat seberapa lama pengendara motor ini diam tak bergerak.
Selain sensor bodi, Suzuki juga menggunakan kunci motor untuk mendeteksi seberapa jauh pengendara motor terpental ketika bertabrakan. Jika pengendara berada jauh dari sepeda, maka akan diasumsikan bahwa kecelakaan itu cukup parah.
Menutip laman Ride Apart, Senin (28/3/2022), Suzuki sedang mengerjakan sistem SOS yang terhubung dengan ECU dan sensor inersia untuk mendeteksi dan menilai tabrakan.
Selain itu, sensor tersebut juga merinci mekanisme cedera yang dialami pengendara akibat tabrakan melalui sepasang sensor yang terintegrasi ke dalam tubuh pengendara.
Sensor akan menentukan apakah pengendara berdiri atau di tanah dan posisi tubuhnya pasca-kecelakaan. Jika pengendara bangun beberapa saat setelah kecelakaan, maka sistem tidak akan menandai kecelakaan sebagai parah.
BACA : Motor Keren yang Bisa Diboyong dengan Duit Rp7 Juta
Sebaliknya, jika sistem memantau pengendara berbaring di tanah cikup lama maka sistem akan memberithau layanan darurat seberapa lama pengendara motor ini diam tak bergerak.
Selain sensor bodi, Suzuki juga menggunakan kunci motor untuk mendeteksi seberapa jauh pengendara motor terpental ketika bertabrakan. Jika pengendara berada jauh dari sepeda, maka akan diasumsikan bahwa kecelakaan itu cukup parah.
Lihat Juga :