Gara-gara Bensin Lebih Murah, Warga Singapura Serbu SPBU Malaysia

Senin, 04 April 2022 - 17:00 WIB
loading...
Gara-gara Bensin Lebih...
Seorang warga Singapura dengan Toyota Estima ketahuan mengisi bensin RON 95 di salah satu SPBU di Malaysia. Foto/Paultan
A A A
MALAYSIA - Pemerintah Malaysia memburu oknum warga Singapura yang ketahuan mengisi bahan bakar di Malaysia hanya karena mencari harga bahan bakar yang lebih murah. Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Hal Ehwal Pengguna Malaysia mengaku telah menerima adanya informasi masyarakat mengenai mobil Singapura yang ketahuan mengisi bahan bakar di Malaysia.

Sebenarnya tidak ada larangan buat warga Singapura mengisi bahan bakar mobil mereka di SPBU yang ada di Malaysia. Hanya saja jenis yang digunakan dibatasi. Mereka hanya diizinkan membeli bahan bakar RON 97 ke atas.

Sebaliknya, mereka dilarang menggunakan bahan bahar RON 95 karena bensin jenis itu hanya diperuntukkan untuk masyarakat Malaysia. Pasalnya hingga kini RON 95 masih mendapatkan bantuan subsidi dari pemerintah Malaysia.

Baca juga : Asyik, WhatsApp Web Kini Tetap Terkoneksi Meski Ponsel Mati

Gara-gara Bensin Lebih Murah, Warga Singapura Serbu SPBU Malaysia


Di Singapura, harga RON 95 saat ini dijual di harga SGD3 atau setara Rp31.659 per liter. Jauh lebih mahal dibanding di Malaysia yang hanya dijual di 4 Ringgit atau sama dengan Rp13.580 per liter.

Tidak heran dengan perbedaan harga yang kontras itu, banyak warga Singapura yang datang ke Johor Bahru, Malaysia untuk mengisi bahan bakar terutama saat kedua negara, membuka lagi pintu masuk per 1 April 2022 lalu.

Baca juga : Bukan Free Fire, Ini Arti Singkatan FF Suzuki XL7 Alpha Baru

Hanya saja hal itu akhirnya ketahuan dan viral setelah sebuah Toyota Estima dengan plat nomor Singapura mengisi bahan bakar RON 95 yang dijual Petronas. Hal itu sontak membuat masyarakat Malaysia berang.

Datuk Seri Alexander Nanta Linggi, Menteri Perdagangan Malasuia bahkan mengancam akan menghukum perusahaan SPBU yang ketahuan menjual bensin ke warga Singapura di luar ketentuan. Tidak main-main menurutnya tindakan itu merupakan pelanggaran yang bisa dikenakan denda sebesar 1 juta Ringgit atau mencapai Rp3,3 miliar. Selain itu juga ada hukuman penjara tiga tahun bagi yang bersalah melakukan tindakan tersebut.

"Kementerian telah memerintahkan seluruh petugas yang ada di perbatasan Malaysia, Singapura dan Thailand untuk mengawasi dan menginspeksi seluruh pelanggaran Control of Supplies Act 1961 (Act 122) dand Control of Supplies Regulations 1974,” ujar Datuk Seri Alexander Nanta Linggi.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Aturan Isi BBM di...
Ini Aturan Isi BBM di Malaysia dan Brunei Dampak Perang Iran dan AS
Setara dengan Pertamax...
Setara dengan Pertamax Turbo, Ini Fakta Ilmiah Bobibos BBM Buatan Jonggol
Anies Sidak SPBU Shell,...
Anies Sidak SPBU Shell, Temukan Fakta Pahit: Gaji Karyawan Dipotong, Dipaksa Jualan Kopi
Nasib 60.000 Barel BBM...
Nasib 60.000 Barel BBM Pertamina yang Ditolak Halus SPBU Swasta
Tamparan Keras bagi...
Tamparan Keras bagi Industri Otomotif: Penjualan Mobil Indonesia Disalip Malaysia, Gaikindo Salahkan Insentif Abadi Tetangga
Sedihnya Pasar Mobil...
Sedihnya Pasar Mobil Bensin: Terjepit di Antara Mobil Listrik Sultan dan Serbuan Mobil Bekas
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Rekomendasi
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
Stephanie MCI Ungkap...
Stephanie MCI Ungkap Pengalaman Seram saat Menginap di Vila Bali
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Berita Terkini
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Infografis
Penyintas Bom Atom Tangisi...
Penyintas Bom Atom Tangisi Nobel, Anggap Warga Gaza Lebih Layak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved