Suka Duka SPG Cantik di IIMS 2022, Berjam-jam Berdiri Pakai High Heels hingga Digoda Pengunjung
Selasa, 05 April 2022 - 05:05 WIB
loading...
Tampak SPG di ajang atau pameran IIMS 2022 ini baru saja digelar pada 31 Maret 2022 hingga 10 April 2022 di Jakarta International Expo (Ji-Expo), Kemayoran, Jakarta. Foto: Sindonews/Astra Bonardo
A
A
A
JAKARTA - Bicara tentang pameran otomotif, rasanya tak lengkap bila tanpa kehadiran para perempuan-perempuan cantik yang menjaga setiap booth pameran. Termasuk, di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022.
Mereka pun menceritakan pengalamannya menjadi seorang SPG , usher, maupun sales promotor.
Angela, 21, bekerja sebagai seorang usher di salah satu booth pameran mobil. Di ajang pameran otomotif seperti ini, dirinya harus berdiri berjam-jam dengan mengenakan sepatu dengan hak tinggi.
”Dari luar kan kelihatannya biasa aja. Padahal sebenarnya pegal banget. Harus berdiri berjam-jam pakai hak tinggi. Jadi sakit banget sebenarnya. Cuma kan enggak kelihatan,” katanya saat ditemui tim MNC Portal, Senin (4/4).
![Suka Duka SPG Cantik di IIMS 2022, Berjam-jam Berdiri Pakai High Heels hingga Digoda Pengunjung]()
Sama halnya dengan Ranti, seorang Business Consultant atau Sales Promotor di salah satu booth mobil di IIMS 2022. Meskipun harus merasa lelah karena berdiri berjam-jam mengenakan sepatu heels, tetapi Ranti tetap menjalani pekerjaannya dengan senang hati.
Mereka pun menceritakan pengalamannya menjadi seorang SPG , usher, maupun sales promotor.
Angela, 21, bekerja sebagai seorang usher di salah satu booth pameran mobil. Di ajang pameran otomotif seperti ini, dirinya harus berdiri berjam-jam dengan mengenakan sepatu dengan hak tinggi.
”Dari luar kan kelihatannya biasa aja. Padahal sebenarnya pegal banget. Harus berdiri berjam-jam pakai hak tinggi. Jadi sakit banget sebenarnya. Cuma kan enggak kelihatan,” katanya saat ditemui tim MNC Portal, Senin (4/4).

Sama halnya dengan Ranti, seorang Business Consultant atau Sales Promotor di salah satu booth mobil di IIMS 2022. Meskipun harus merasa lelah karena berdiri berjam-jam mengenakan sepatu heels, tetapi Ranti tetap menjalani pekerjaannya dengan senang hati.
Lihat Juga :