Aston Martin Safety Car Dibilang Seperti Kura-kura, Formula 1 Membela

Minggu, 17 April 2022 - 11:00 WIB
loading...
Aston Martin Safety...
Aston Martin Safety Car Dibilang Seperti Kura-kura, Formula 1 Membela
A A A
JAKARTA - Kontroversi tudingan pembalap Formula 1 yang mengatakan Aston Martin Safety Car seperti kura-kura belanjut. Kini giliran Formula 1 yang membela. Penyelenggara balap mobil paling prestisius di dunia itu mengatakan kecepatan mobil pengamanan atau safety car bukan terbatas oleh kemampuan mobil tapi justru oleh Direktur Balapan atau Race Director.

Jadi menurut Formula 1 keluhan yang disuarakan oleh pembalap Formula 1 seperti Max Verstappen dari tim balap Red Bull Formula 1 sama sekali salah alamat. "Kecepatan dari Safet Car diatur oleh Race Control dalam hal ini Direktur Balap. Bukan karena terbatas oleh kemampuan mobil itu sendiri. Kedua Safety Car yang digunakan saat ini telah dibuat khusus oleh dua pabrikan mobil terbaik di dunia yang sangat adaptif oleh kondisi sirkuit yang sangat bervariasi," jelas Formula 1.

Mereka menambahkan kecepatan Safety Car akan sangat ditentukan oleh kondisi dan insiden yang tengah terjadi di sirkuit. Jadi kecepatan akan dibatasi demi kepentingan keselamatan tidak hanya pembalap tapi juga marshal dan juga panitia balapan.

Baca juga : Penelitian Temukan Teori Baru Misteri Penyebab Kematian Yesus Kristus

"Prosedur Safety Car mempertimbangkan beberapa tujuan, tergantung pada insiden yang dimaksud, termasuk menegosiasikan pemulihan atau puing-puing di trek dengan cara yang aman dan menyesuaikan kecepatan tergantung pada kegiatan pemulihan yang mungkin terjadi," jelas Formula 1.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Mengapa Ferrari Nekat...
Mengapa Ferrari Nekat Bikin Mobil Listrik Saat Lamborghini dan Pagani Menolak Keras?
Nissan Mengolok-olok...
Nissan Mengolok-olok Ferrari Luce, Dituding Mirip Leaf Baru
Pasar Menghukum Ferrari:...
Pasar Menghukum Ferrari: Saham Anjlok Gara-Gara Luce
Jony Ive Bawa Roh iPhone...
Jony Ive Bawa Roh iPhone ke Dalam Kabin Ferrari Luce
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 Monako 2026...
Formula 1 Monako 2026 Digelar, Panaskan Akhir Pekan! Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 2026 Masuk...
Formula 1 2026 Masuk Seri Kanada, Saksikan Live Streamingnya di VISION+
Rekomendasi
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Berita Terkini
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 JakartaBandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved