Penyakit Mobil yang Sering Muncul Setelah Perjalanan Jauh, Waspadai

Sabtu, 07 Mei 2022 - 14:46 WIB
loading...
Penyakit Mobil yang...
Perjalanan yang jauh dan kepadatan tinggi akan membuat mobil bekerja lebih keras dibanding biasanya. Hal itu berpotensi adanya gangguan pada mobil. Foto/DOK.SINDONEWScom-Adam Erlangga.
A A A
JAKARTA - Penyakit mobil yang sering muncul setelah perjalanan jauh perlu diketahui agar tidak merugikan kendaraan kesayangan Anda. Munculnya "penyakit" memang jadi hal wajar mengingat jarak tempuh yang sangat panjang.

Salah satu contohnya adalah saat digunakan mudik. Biasanya para pengendara yang mudik menempuh jarak puluhan hingga ratusan kilometer untuk bisa sampai ke kampung halamannya.

Dalam hal ini, pengendara harus tetap waspada untuk memperhatikan kondisi mobilnya. Jangan sampai perjalanan mudik akan terganggu oleh kerusakan yang terjadi pada mobil.

Tak hanya sebelum berangkat, namun setelah sampai pun pengendara juga harus memeriksanya. Alasannya cukup sederhana, untuk memastikan tidak adanya komponen mobil yang rusak atau memerlukan penanganan khusus.

Baca juga : Terungkap, Justin Bieber Masuk Dalam Daftar Hitam Ferrari

Namun, dalam beberapa kejadian terdapat beberapa penyakit mobil yang sering muncul setelah kendaraan digunakan untuk menempuh jarak yang cukup jauh. Dilansir dari situs Auto 2000, berikut ulasannya.

1. Kopling

Komponen pertama pada mobil yang kerap muncul masalah atau kerusakan setelah perjalanan jauh adalah kopling. Masalah pada kopling ini umumnya terjadi ketika pengendara terjebak macet saat mudik. Terlebih jika kondisi jalan yang dilalui menanjak.

Dalam hal ini biasanya para pengendara saat terkena macet lebih suka menahan kopling daripada menggunakan rem tangan. Hal ini secara tidak langsung akan mempengaruhi kondisi kopling mobil dan bisa menimbulkan kerusakan.

Maka dari itu, pengendara wajib untuk selalu periksa komponen kopling setelah melakukan perjalanan jauh, termasuk mudik.

2. Shockbreaker

Komponen Shockbreaker pada mobil berfungsi untuk menyerap getaran atau guncangan berlebih saat melakukan perjalanan. Secara teknis, komponen ini bekerja dengan sistem hidrolik yang bisa mengurangi getaran pada bagian mobil.

Dalam hal ini, Shockbreaker adalah salah satu bagian yang bekerja paling keras untuk memberikan kenyamanan dalam berkendara. Terlebih dengan medan jalan yang tak menentu, seperti jalan bergelombang, jalan berlubang, hingga jalan yang tidak rata.

Jadi, pengendara sangat disarankan untuk memeriksa kondisi shockbreaker setelah melakukan perjalanan jauh. Terlebih apabila dirasa sudah tidak nyaman, bisa menjadi kemungkinan adanya kebocoran pada shock breaker.Baca juga : Uniknya Isi Pesan NASA buat Alien, dari Gambar Manusia Telanjang hingga Ilustrasi Bumi

3. Ban

Dalam perjalanan, Ban mobil menjadi bagian pertama yang berjibaku langsung dengan permukaan jalan. Perjalanan jauh yang dilakukan tentu membuat ban bekerja lebih ekstra sehingga gesekan antara ban dengan aspal menjadi semakin lama.

Keadaan ini akan membuat pengikisan ban menjadi lebih cepat dari biasanya. Pengendara juga bisa mempertimbangkan untuk menggantinya apabila sudah tidak layak pakai atau gundul.

Selain itu, apabila mobil mengalami kendala keseimbangan, pengendara bisa melakukan spooring dan balancing di bengkel terdekat.

4. Aki

Mobil dengan komponen aki yang soak akan membuatnya mogok dan tidak bisa distarter. Jadi, untuk pengendara yang menggunakan aki basah, sebisa mungkin jaga volume airnya dengan baik. Jangan sampai berada dibawah standar, bahkan kosong.

Kemudian untuk pengguna aki kering bisa memeriksa kondisinya saat melakukan starter. Apabila suaranya melemah ada kemungkinan masalah yang terjadi. Segera bawa ke bengkel terdekat untuk memastikannya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Detail Jenis BBM B50...
Detail Jenis BBM B50 yang Bakal Tersedia di Seluruh SPBU Indonesia
BBM B50 Resmi Diterapkan,...
BBM B50 Resmi Diterapkan, ini Komponen Mobil Diesel yang Wajid Dicek Rutin
Mudik Aman dan Nyaman?...
Mudik Aman dan Nyaman? Ini Tips Bridgestone Indonesia untuk Kendaraan Hybrid
Awas Aquaplaning! Jangan...
Awas Aquaplaning! Jangan Nekat Terabas Hujan, Cek Komponen Vital Mobil Ini atau Nyawa Taruhannya!
Vklass Buktikan Artificial...
Vklass Buktikan Artificial Leather Juga Bisa Berkelas dan Tahan Banting
Banjir Tagihan Bengkel...
Banjir Tagihan Bengkel Setelah Banjir Surut: Honda Beri Diskon 20% untuk Korban Banjir Bali
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Mudik Laut Meningkat,...
Mudik Laut Meningkat, Penumpang Memadati Kapal Tujuan Pulau
“Dimudikin Sprite”...
Dimudikin Sprite Resmi Dilepas, 300 Pemilik Warung Mudik ke Surabaya, Yogyakarta, dan Lampung
Rekomendasi
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
KGSB dan Prodi Ilmu...
KGSB dan Prodi Ilmu Komunikasi UAI Perkuat Kapasitas Guru Lewat Public Relations Workshop
Martin Wiguna Hadirkan...
Martin Wiguna Hadirkan Kisah Friendzone yang Berujung Penyesalan di Gila Karena Cinta
Berita Terkini
Peta Persaingan Hatchback...
Peta Persaingan Hatchback Crossover EV 2026: BAIC T1 vs BYD Dolphin, Aion UT, GWM Ora, dan MG S5 EV
Harga dan Spesifikasi...
Harga dan Spesifikasi BAIC T1 di Indonesia: Bidik 1.000 Unit, Target Hatchback Crossover Listrik
Hyundai Pamer Ioniq...
Hyundai Pamer Ioniq V Berdesain Cyberpunk dengan Jarak Tempuh 620 km
Bentley Siap Luncurkan...
Bentley Siap Luncurkan Mobil Listrik Pertamanya September Tahun Ini
Risiko Berkendara Jarak...
Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
Dituduh Meniru Porsche...
Dituduh Meniru Porsche Taycan, Bos MG Kehilangan Muka
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved