Ford Uji Teknologi Geofencing untuk Kurangi Kecepatan di Area Tertentu

Kamis, 26 Mei 2022 - 11:53 WIB
loading...
Ford Uji Teknologi Geofencing...
Ford uji coba teknologi Geofencing. FOTO/ IST
A A A
NEW YORK - Ford dikabarkan sedang menguji teknologi bernama Geofencing yang dikatakan mampu mengurangi kecepatan kendaraan di area tertentu, seperti sekolah, rumah sakit, dan area perbelanjaan.

Seperti dilansir dari The Verge, teknologi saat ini sedang diuji di Cologne, Jerman di mana ia menciptakan perbatasan virtual di daerah dengan batas kecepatan rendah, dan sistem akan memastikan mobil tidak akan dikendarai di atas batas kecepatan yang ditetapkan.

BACA JUGA - Krisis Semikonduktor, Paksa Ford Hentikan Produksi Ford Mustang

Sistem akan memberikan peringatan visual kepada pengemudi melalui sekelompok instrumen digital, di mana penggunaan tanda fisik mungkin tidak lagi diperlukan.

Ford yakin sistem ini mampu membantu mereka yang tidak terbiasa dengan jalan baru, atau pengemudi yang tidak memperhatikan rambu-rambu jalan untuk menghindari tuntutan dan mengurangi risiko kecelakaan.

Menurut Ford, sistem geofencing ini dapat dipasangkan dengan perangkat keras ADAS yang ada (seperti Intelligent Speed Assist, Adaptive Cruise Control) untuk mengontrol tingkat kecepatan kendaraan secara otomatis.

Uji coba 12 bulan melibatkan kolaborasi antara Ford City Engagement, Cologne dan otoritas Aachen, serta insinyur perangkat lunak Ford di Palo Alto menggunakan kendaraan pra-produksi Ford E-Transit.

Namun kedepannya Ford ingin menawarkan sistem Geofencing Speed Limit Control untuk semua kendaraan penumpang dan niaga, dimana pengendalian kecepatan ini sifatnya lebih dinamis yang mampu berubah sesuai kondisi jalan tertentu.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Ford Fiesta Akan Kembali...
Ford Fiesta Akan Kembali di Tahun 2028 dengan Platform Renault 5 EV
Ford Meluncurkan Ranger...
Ford Meluncurkan Ranger Hybrid, Ini Perbedaan Fiturnya dengan Versi Biasa
Lebaran Betawi 2026,...
Lebaran Betawi 2026, Arus Lalu Lintas di Sekitar Lapangan Banteng Padat
WFH ASN Hari Pertama,...
WFH ASN Hari Pertama, Polda Metro Jaya Klaim Jalan di Jakarta Lengang
Libur Lebaran 2026:...
Libur Lebaran 2026: Volume Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Masih Tinggi, 57,3% dari Lalin Normal
Rekomendasi
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Senator: Tambahan Penerima...
Senator: Tambahan Penerima Bantuan Pangan Harus Diiringi Penguatan Data dan Pemberdayaan Masyarakat
Berita Terkini
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Bawa SIMC ke PRJ 2026...
Bawa SIMC ke PRJ 2026 Bisa Dapat Subsidi Harga Kendaraan Listrik
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved