Terjun di Bisnis Otomotif, JALA.ai Luncurkan Lead Validator

Senin, 06 Juni 2022 - 10:18 WIB
loading...
Terjun di Bisnis Otomotif,...
Peluncuran produk Lead Validator dari JALA.ai ini sendiri, dilatar belakangi oleh kesulitan yang dialami oleh berbagai pelaku bisnis dikalangan industri otomotif. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - JALA.ai mulai merambah ke industri otomotif melalui peluncuran produk terbarunya di Tahun 2022, Lead Validator. JALA.ai - perusahaan sales software yang sebelumnya fokus pada industri properti, kini mulai menjajali sektor otomotif.

BACA JUGA - Insentif PPnBM agar Industri Otomotif Kembali Nendang

Hal ini dilatarbelakangi oleh perkembangan pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2021. Pemerintah meyakini bahwa koordinasi dan sinergi dengan seluruh stakeholders dalam menerapkan strategi pemulihan ekonomi akan membuat ekonomi tumbuh di kisaran 4,0%-5,0% (yoy) di Triwulan I-2022. Hal itu akan mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% (yoy) di akhir 2022 mendatang

Peluncuran produk Lead Validator dari JALA.ai ini sendiri, dilatar belakangi oleh kesulitan yang dialami oleh berbagai pelaku bisnis dikalangan industri otomotif. Fitur Lead Validator ini berfungsi sebagai filter atau tempat penyaringan kustomer yang masuk ke database perusahaan. Dengan fitur ini, proses validasi kustomer dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.

“Sebetulnya Lead validator ini bukanlah hal yang baru ya, tapi kita kemas lagi supaya sesuai dengan bisnis model dari industri otomotif, sehingga saat mengimplementasikannya pelaku bisnsi tidak kesulitan,” tutur Mirfagah Iqbal, CEO JALA.ai.

Mirfagah menjelaskan lebih lanjut bahwa Lead Validator dapat membantu meningkatkan peluang para pelaku bisnis di sektor otomotif untuk meningkatkan penjualan mereka. Dengan menggunakan Lead Validator dari JALA.ai, para pelaku bisnis akan dengan mudah melakukan proses validasi kustomer.

Proses validasi ini dilakukan untuk menyaring kustomer sebelum diserahkan ke tim sales untuk kemudian dilakukan follow-up. Lead Validator JALA.ai merupakan proses awal dalam tahapan penjualan melalui proses validasi kustomer yang dilakukan melalui WhatsApp Chatbot.

“Selain industri otomotif, Lead Validator ini juga cocok diterapkan di berbagai sektor bisnis, karena sifatnya yang fluid dan mudah disesuaikan dengan model bisnis apapun,” kata Mirfagah.

Suzuki Indomobil Sales 2W merupakan salah satu perusahaan yang telah mengimplementasikan fitur Lead Validator bagi bisnisnya. Menurut Gunadi Riady, Sales & Digital Marketing 2W, dengan Lead Validator u paya penjualan menjadi lebih efektif dan efisien juga meningkatkan tingkat produktivitas perusahaan.

“Proses validasi ini dibutuhkan untuk membantu menjaga efisiensi dan efektivitas dari tenaga penjualan sehingga performa produktivitas dapat meningkat secara signifikan,” kata Gunadi.

“Lead Validator ini bersifat sebagai kepanjangan tangan dari tim penjualan ya, jadi sebelum kustomer akan dihubungi, terjadi proses validasi atau pemfilteran jadi mengurangi upaya yang tidak perlu juga. Selain time-efficient hal ini juga membantu tim sales kami untuk lebih cekatan dalam memfollow-up kustomer yang telah tervalidasi karena memang sudah terjadi proses penyaringan. Sehingga hanya kustomer yang bagus dan siap dikonversi yang masuk ke hp sales,” sambung Andita Widya Wiwaha, Sales Area Jawa Bali & Digital Marketing 2W.

Fitur lain yang disediakan oleh JALA.ai yaitu ERP Integration yang dapat membantu proses integrasi ecosystem. Dengan kemudahan integrasi ini, diharapkan bisnis akan lebih mudah dalam beradaptasi dengan pengaplikasian sistem yang baru, sehingga memudahkan jalannya bisnis tanpa kendala yang tidak perlu.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Nissan Yakin Kembali...
Nissan Yakin Kembali Meraih Keuntungan Setelah Hampir Dua Tahun Terus Merugi
Renault 4 JP4x4 Concept...
Renault 4 JP4x4 Concept Buggy Concept Mobil Listrik AWD Diperkenalkan
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
SUSECON 2026, SUSE Perkuat...
SUSECON 2026, SUSE Perkuat Penawaran Open Source dan Inovasi Produk Berbasis Agen
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
Rekomendasi
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Berita Terkini
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved