Akhirnya Google Setuju Bayar Konten Berita ke Media Massa
Jum'at, 26 Juni 2020 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Google, di bawah ini adalah penerbit pertama yang akan menerima pembayaran:
- Der Spiegel (Jerman)
- Frankfurter Allgemeine Zeitung (Frankfurter Allgemeine Zeitung), (Jerman)
- Die Zeit (Mingguan) (Jerman)
- Rheinische Post (The Rheinische Post) (Jerman)
- Schwartz Media (Australia)
- The Conversation (Australia)
- Solstice Media (Australia)
- Diario Associados (Brasil)
- A Gazeta (Brasil)
Pada bulan April, otoritas persaingan Prancis telah menuntut agar Google membayar penerbit Prancis yang menggunakan kontennya. Sementara Australia akan memaksa Google dan Facebook untuk berbagi pendapatan iklan dengan kelompok media lokal.
Selama bertahun-tahun, penerbit, termasuk organisasi berita, telah berselisih dengan agregator konten seperti Google News dan Facebook, yang membantu menarik pengguna, tetapi penerbit tidak diberi kompensasi untuk konten tersebut.
Tetapi pada bulan Februari dilaporkan Google sedang bernegosiasi dengan penerbit untuk membayar biaya lisensi untuk kontennya, yang kemudian akan diintegrasikan ke dalam produk berita berbayar.
- Der Spiegel (Jerman)
- Frankfurter Allgemeine Zeitung (Frankfurter Allgemeine Zeitung), (Jerman)
- Die Zeit (Mingguan) (Jerman)
- Rheinische Post (The Rheinische Post) (Jerman)
- Schwartz Media (Australia)
- The Conversation (Australia)
- Solstice Media (Australia)
- Diario Associados (Brasil)
- A Gazeta (Brasil)
Pada bulan April, otoritas persaingan Prancis telah menuntut agar Google membayar penerbit Prancis yang menggunakan kontennya. Sementara Australia akan memaksa Google dan Facebook untuk berbagi pendapatan iklan dengan kelompok media lokal.
Selama bertahun-tahun, penerbit, termasuk organisasi berita, telah berselisih dengan agregator konten seperti Google News dan Facebook, yang membantu menarik pengguna, tetapi penerbit tidak diberi kompensasi untuk konten tersebut.
Tetapi pada bulan Februari dilaporkan Google sedang bernegosiasi dengan penerbit untuk membayar biaya lisensi untuk kontennya, yang kemudian akan diintegrasikan ke dalam produk berita berbayar.
(iqb)
Lihat Juga :