Jangan Asal Beli, Ini Cara Pilih Oli Kendaraan yang Benar
Senin, 11 Juli 2022 - 23:03 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga : Taliban Gali Kuburan Toyota Corolla Milik Mullah Omar untuk Dimasukkan ke Museum
![Jangan Asal Beli, Ini Cara Pilih Oli Kendaraan yang Benar]()
Dari kode itu juga terdapat kesalahpahaman di masyarakat Indonesia yang menganggap bahwa oli SAE 15W-40 memiliki angka kekentalan 40, atau bisa dipakai hingga suhu minus 15°C. Kenyataan sebenarnya tidak seperti itu,” ungkap Brahma.
Pada kemasan oli juga terdapat kode API Service. Kode API Service berfungsi sebagai penanda standar performa / unjuk kerja oli yang dibuat oleh American Petroleum Institute. API Service juga dapat digunakan untuk mengukur kemampuan oli dalam menahan gesekan di dalam mesin.
Setiap mesin berbahan bakar bensin dan diesel memiliki oli dengan kode API Service berbeda. Untuk oli pada mesin bensin memiliki kode API Service dengan huruf depan yaitu “S”, sedangkan oli mesin diesel ditandai kode huruf depan “C”. Setelah kode “S” atau “C” terdapat huruf kedua sesuai abjad dibelakang huruf pertama. Huruf kedua pada kode API menunjukkan tingkatan performa oli.
“Semakin tinggi performanya maka urutan hurufnya akan semakin tinggi. Misalnya saja, kode pada 2 merek kemasan oli adalah API SH dan API SJ. Dapat disimpulkan bahwa kedua oli tersebut peruntukkan mesin bensin. Sementara oli dengan kode API SJ memiliki performa lebih tinggi dibandingkan oli dengan kode API SH (berdasarkan abjad) ,” tambah Brahma.
.jpg)
Dari kode itu juga terdapat kesalahpahaman di masyarakat Indonesia yang menganggap bahwa oli SAE 15W-40 memiliki angka kekentalan 40, atau bisa dipakai hingga suhu minus 15°C. Kenyataan sebenarnya tidak seperti itu,” ungkap Brahma.
Pada kemasan oli juga terdapat kode API Service. Kode API Service berfungsi sebagai penanda standar performa / unjuk kerja oli yang dibuat oleh American Petroleum Institute. API Service juga dapat digunakan untuk mengukur kemampuan oli dalam menahan gesekan di dalam mesin.
Setiap mesin berbahan bakar bensin dan diesel memiliki oli dengan kode API Service berbeda. Untuk oli pada mesin bensin memiliki kode API Service dengan huruf depan yaitu “S”, sedangkan oli mesin diesel ditandai kode huruf depan “C”. Setelah kode “S” atau “C” terdapat huruf kedua sesuai abjad dibelakang huruf pertama. Huruf kedua pada kode API menunjukkan tingkatan performa oli.
“Semakin tinggi performanya maka urutan hurufnya akan semakin tinggi. Misalnya saja, kode pada 2 merek kemasan oli adalah API SH dan API SJ. Dapat disimpulkan bahwa kedua oli tersebut peruntukkan mesin bensin. Sementara oli dengan kode API SJ memiliki performa lebih tinggi dibandingkan oli dengan kode API SH (berdasarkan abjad) ,” tambah Brahma.
Lihat Juga :