Bernasib Sama dengan Hayabusa, Suzuki GSX-R 1000 Dilarang Beredar di Eropa

Senin, 18 Juli 2022 - 14:06 WIB
loading...
Bernasib Sama dengan...
Suzuki GSX-R 1000 dilarang keras beredar di Eropa. FOTO/ IST
A A A
MILAN - Setelah Hayabusa menarik diri dari pasar Eropa, nasib yang sama juga dialami Suzuki GSX-R1000. Karena aturan emis GSX-R1000 yang merupakan salah satu model motor yang masih dijual di Eropa terbentur aturan standar emisi Euro 5.

Seperti dilansir dari Rideapart, Senin (18/7/2022), implementasi Euro 5 untuk sepeda motor sudah dilakukan pada Januari 2020 untuk model baru, dan Januari 2021 untuk model lama.

BACA JUGA - Suzuki Hayabusa 2022 Dapat Polesan Warna Baru

Namun, Suzuki telah berhasil mengajukan perpanjangan dua tahun untuk menjual GSX-R1000 spesifikasi Euro 4 di bawah aturan 'End of Series', untuk memungkinkan perusahaan menghabiskan stok model yang ada yang mendekati akhir.

Pada Januari 2023, Suzuki harus memutuskan apakah akan mengupgrade GSX-R1000 atau terus berhenti menjual superbike satu liter dari pasar Eropa.

Pembaruan terakhir yang dilakukan pada GSX-R1000 terjadi pada tahun 2017, dan modelnya tentu membutuhkan perubahan besar untuk model tahun 2023.

Jika benar model GSX-R1000 akan dihentikan produksinya, Suzuki Eropa hanya akan memiliki satu model sportbike untuk tahun 2023, yaitu GSX-R125 karena dua model lainnya GSX-R600 dan GSX-R750 sudah berhenti menawarkan karena Euro 4 peraturan emisi.

Dengan berakhirnya keterlibatan Suzuki di dunia motorsport (MotoGP dan EWC) setelah berakhirnya musim 2022, berarti Suzuki tidak lagi memiliki medan uji nyata untuk menguji mesin GSX-R1000 generasi baru.

Keputusan untuk tidak balapan dan fokus pada platform yang lebih berkelanjutan, mungkin Suzuki sudah kehilangan minat untuk mengembangkan superbike baru untuk generasi berikutnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Suzuki Jimny Rhino 4x4...
Suzuki Jimny Rhino 4x4 Siap Diluncurkan Akhir Tahun Ini
Nissan Yakin Kembali...
Nissan Yakin Kembali Meraih Keuntungan Setelah Hampir Dua Tahun Terus Merugi
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
IIMS Jakarta 2026 Selesai...
IIMS Jakarta 2026 Selesai Digelar, Hadirkan Solusi Finansial Holistik bagi Industri Otomotif
Rekomendasi
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Berita Terkini
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Digas Wapres Gibran...
Digas Wapres Gibran di Papua, Ini Spesifikasi Yadea Velax H
Mobil Jepang Lawas Tetap...
Mobil Jepang Lawas Tetap Rebut Perhatian Penggemar Modifikasi, Ini Alasannya!
Mengapa Batmobile Tumbler...
Mengapa Batmobile Tumbler Seharga Rp 53,5 Miliar Menjadi Mobil Terlangka di Dunia?
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved