Mengenal Usaha Knalpot Purbalingga yang Hasilkan Miliaran Rupiah
Kamis, 01 September 2022 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
Bahan bahan ini bisa didapatkan dari berbagai tempat, namun para pengrajin knalpot Purbalingga cenderung lebih memilih di tempat pengepul yang berada di daerah lokal seperti di Desa Kembaran Kulon dan Desa Purbalingga Lor.
Pada pemasarannya, knalpot asal Purbalingga ini tidak hanya berada di daerah di Pulau Jawa saja. Melainkan sudah menjangkau juga beberapa Pulau lain seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, bahkan Papua.
Produk knalpot buatan pengrajin Purbalingga merupakan hasil kerajinan tangan, namun produk ini sangat diminati oleh pasar. Kekuatan utama industri knalpot di Purbalingga terletak dari kualitas knalpot yang dihasilkan serta harga yang relatif murah jika dibandingkan dengan produk knalpot produksi pabrik-pabrik besar.
Baca juga : Terjaring Razia Knalpot Bising, Pengendara Wajib Ganti Knalpot Standar di Lokasi
Dikutip dari laman Kemenperin, industri Knalpot Purbalingga menjadi salah satu sentra IKM di Jawa Tengah yang telah puluhan tahun mendukung produktivitas sektor otomotif.
Dirjen IKMA Reni Yanita menyebut bahwa IKM knalpot mengalami perkembangan yang prospektif mulai awal tahun 1980-an. Bahkan, sejak tahun 2010 sampai sekarang, pertumbuhannya kian pesat dan mampu menyokong perekonomian daerah.
Menilik ke belakang, sejarah industri knalpot Purbalingga bermula dari Dusun Pesayangan Purbalingga. Pada 1950-an, dusun ini mulanya dikenal sebagai pusat kerajinan logam seperti perkakas dapur dan gamelan. Setelahnya, pada 1977 salah satu pengrajin logam di Purbalingga mulai membuat knalpot dan permintaannya ternyata terus meningkat seiring berjalannya waktu.
Pada pemasarannya, knalpot asal Purbalingga ini tidak hanya berada di daerah di Pulau Jawa saja. Melainkan sudah menjangkau juga beberapa Pulau lain seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, bahkan Papua.
Produk knalpot buatan pengrajin Purbalingga merupakan hasil kerajinan tangan, namun produk ini sangat diminati oleh pasar. Kekuatan utama industri knalpot di Purbalingga terletak dari kualitas knalpot yang dihasilkan serta harga yang relatif murah jika dibandingkan dengan produk knalpot produksi pabrik-pabrik besar.
Baca juga : Terjaring Razia Knalpot Bising, Pengendara Wajib Ganti Knalpot Standar di Lokasi
Dikutip dari laman Kemenperin, industri Knalpot Purbalingga menjadi salah satu sentra IKM di Jawa Tengah yang telah puluhan tahun mendukung produktivitas sektor otomotif.
Dirjen IKMA Reni Yanita menyebut bahwa IKM knalpot mengalami perkembangan yang prospektif mulai awal tahun 1980-an. Bahkan, sejak tahun 2010 sampai sekarang, pertumbuhannya kian pesat dan mampu menyokong perekonomian daerah.
Menilik ke belakang, sejarah industri knalpot Purbalingga bermula dari Dusun Pesayangan Purbalingga. Pada 1950-an, dusun ini mulanya dikenal sebagai pusat kerajinan logam seperti perkakas dapur dan gamelan. Setelahnya, pada 1977 salah satu pengrajin logam di Purbalingga mulai membuat knalpot dan permintaannya ternyata terus meningkat seiring berjalannya waktu.
Lihat Juga :