Ini Bahayanya Menggunakan Ban dan Velg Terlalu Lebar untuk Motor 150 cc
Senin, 07 November 2022 - 08:48 WIB
loading...
Penggunaan ban dan velg harus dihitung dan disesuaikan dengan motor, jangan sampai berlebihan hingga berdampak buruk. Foto: dok pribadi
A
A
A
JAKARTA - Cara termudah (dan paling kelihatan) untuk memodifikasi sepeda motor adalah mengubah ukuran ban. Baik menjadi lebih besar atau lebih kecil.
Tentu, mengubah ukuran velg menjadi lebih lebar juga kerap dilakukan agar motor terlihat lebih kekar.
Namun, banyak yang beranggapan bahwa mengubah ban menjadi lebih besar dan menaikkan ukuran velg, akan membuat motor menjadi lebih berat. Tak jarang juga yang mengatakan mesin motor akan bekerja keras demi mendapatkan tenaga yang diinginkan.
Modifikator dari bengkel 902 Garage Yusa Firdaus mengatakan, velg dan ban lebar membuat motor menjadi lebih berat adalah mitos. Kuncinya adalah memahami ukuran yang tepat ketika ingin mengubah ukuran velg dan ban.
“Jadi nggak selamanya pakai ban lebar, dan velg besar itu berat. Tinggal kita mengkondisikan ban dan merek apa yang kita pakai,” kata Yusa.
“Misalnya ban dari Pirelli, kalau kita memakai ban Diablo Super Corsa yang soft dengan ukuran 180 yang biasa dipakai di superbike, ternyata lebih enteng dari ban ukuran aslinya yang 150,” ungkapnya.
![Ini Bahayanya Menggunakan Ban dan Velg Terlalu Lebar untuk Motor 150 cc]()
Sementara untuk velg, Yusa menyampaikan jika memiliki dana yang cukup, maka disarankan menggunakan merek ternama. Namun, bisa juga menunggu part copotan dari motor yang cc-nya lebih besar.
Tentu, mengubah ukuran velg menjadi lebih lebar juga kerap dilakukan agar motor terlihat lebih kekar.
Namun, banyak yang beranggapan bahwa mengubah ban menjadi lebih besar dan menaikkan ukuran velg, akan membuat motor menjadi lebih berat. Tak jarang juga yang mengatakan mesin motor akan bekerja keras demi mendapatkan tenaga yang diinginkan.
Modifikator dari bengkel 902 Garage Yusa Firdaus mengatakan, velg dan ban lebar membuat motor menjadi lebih berat adalah mitos. Kuncinya adalah memahami ukuran yang tepat ketika ingin mengubah ukuran velg dan ban.
“Jadi nggak selamanya pakai ban lebar, dan velg besar itu berat. Tinggal kita mengkondisikan ban dan merek apa yang kita pakai,” kata Yusa.
“Misalnya ban dari Pirelli, kalau kita memakai ban Diablo Super Corsa yang soft dengan ukuran 180 yang biasa dipakai di superbike, ternyata lebih enteng dari ban ukuran aslinya yang 150,” ungkapnya.

Sementara untuk velg, Yusa menyampaikan jika memiliki dana yang cukup, maka disarankan menggunakan merek ternama. Namun, bisa juga menunggu part copotan dari motor yang cc-nya lebih besar.
Lihat Juga :