Begini Cara Huawei Menjamin Keamanan Jaringan dan Capai SDGs PBB

Jum'at, 10 Juli 2020 - 11:59 WIB
loading...
Begini Cara Huawei Menjamin...
Huawei menyatakan telah membantu membangun jaringan bernilai ratusan miliar dolar di lebih dari 170 negara. Foto/Ist
A A A
SHENZHEN - Huawei baru saja merilis Sustainability Report 2019 yang berisi progres perusahaan dalam mendukung stabilitas dan keamanan jaringan, mengurangi emisi, merespons perubahan iklim , mengimplementasikan rencana aksi inklusi digital TECH4ALL, serta mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) PBB selama setahun terakhir. (Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Pemerintah Genjot Penurunan Emisi )

Mendukung stabilitas jaringan masih menjadi bagian penting dari misi dan tanggung jawab sosial Huawei. Selama kondisi tanggap darurat seperti gempa bumi, topan, dan tsunami, karyawan Huawei tetap berada di jantung krisis untuk memulihkan jaringan komunikasi dan mendukung kelancaran operasi jaringan. Pada 2019, Huawei mampu menjaga ketersediaan jaringan saat terjadi lebih dari 200 peristiwa besar dan bencana alam.

"Selama setahun terakhir, kita menghadapi tantangan yang belum pernah kita saksikan sebelumnya dan kami tetap mampu berdiri kokoh,” kata Liang Hua, Chairman Huawei.

Perusahaan bekerja siang dan malam untuk mengatasi tantangan dan kendala pada bisnis kami, memastikan kelangsungan bisnis, dan pengiriman produk dan layanan yang tepat waktu kepada para pelanggan. Huawei menyatakan telah membantu membangun jaringan bernilai ratusan miliar dolar di lebih dari 170 negara.

"Memastikan jaringan-jaringan ini beroperasi dengan stabil dan memberikan teknologi terbaik yang tersedia kepada orang banyak bukan hanya menjadi tujuan, melainkan juga prinsip utama dari tanggung jawab sosial kami,” klaimnya Liang Hua.

Huawei juga menyebutkan target jangka menengah dan panjang untuk pengurangan emisi karbon, ekonomi sirkular, energi terbarukan, serta kemajuan yang dicapai di 2019. Dalam rangka mengurangi emisi, raksasa manufaktur China itu berhasil meningkatkan efisiensi energi pada produk-produk utama hingga 22%.

"Pada 2019, Huawei menggunakan 1,25 miliar kWh energi bersih, yang setara dengan pengurangan 570.000 ton CO2," ujarnya.

Guna berkontribusi terhadap ekonomi sirkular, Huawei berkomitmen memaksimalkan pemanfaatan sumber daya di seluruh siklus hidup produk. Misalnya, 86% dari produk yang dikembalikan ke perusahaan digunakan kembali, dan hanya 1,24% dari limbah elektroniknya yang ditimbun.

Huawei juga berupaya menggunakan lebih banyak energi terbarukan. Pembangkit fotovoltaik (PV) yang dibangun di Kampus Huawei memiliki kapasitas gabungan 19,35 MW, serta menghasilkan 13,57 juta kWh listrik pada 2019.

Perusahaan juga menerapkan solusi PV pintar pada skala yang lebih besar, seperti di pembangkit PV berkapasitas 300 MW di Provinsi Jujuy Argentina. Pembangkit PV ini menghasilkan 660 juta kWh listrik setiap tahun, yang cukup untuk memberi daya 160.000 rumah.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Huawei Siap Luncurkan...
Huawei Siap Luncurkan Mobil Listrik Habis Lebaran 2025
Gandeng Huawei, GAC...
Gandeng Huawei, GAC Siap Luncurkan Mobil Listrik Mewah
Kawin Silang Raksasa...
Kawin Silang Raksasa Teknologi: BMW dan Huawei Bersatu, Neue Klasse di China Gunakan HarmonyOS!
Huawei Maextro S800...
Huawei Maextro S800 Diperkenalkan, Sedan Listrik Terbesar Buatan China
Mobil Honda Bakal Dibekali...
Mobil Honda Bakal Dibekali Teknologi AI Huawei
Tantang Rolls-Royce,...
Tantang Rolls-Royce, Huawei Siapkan Mobil Listrik Mewah
Luxeed S7: Mobil Listrik...
Luxeed S7: Mobil Listrik Kolaborasi Huawei-Chery, Sekelas BMW tapi Harga HR-V Turbo
Bungkam Tesla, Huawei...
Bungkam Tesla, Huawei Siap Hadirkan Stasiun Pengisian Mobil Listrik Tercepat
Huawei Siap Luncurkan...
Huawei Siap Luncurkan Dua Mobil Listrik, Dibanderol Mulai Rp300 Jutaan
Rekomendasi
Israel Serang Sekolah...
Israel Serang Sekolah di Gaza, 27 Orang Tewas
Satu Korban Jiwa Akibat...
Satu Korban Jiwa Akibat Longsor, Wisata Gunung Arjuno Ditutup Sementara
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
Denmark dan Greenland...
Denmark dan Greenland Bentuk Front Perlawanan untuk Melawan AS
Peta Geologi Bumi dengan...
Peta Geologi Bumi dengan Lempeng Tektonik Terbaru Diterbitkan
Arus Balik Meningkat,...
Arus Balik Meningkat, Tol Cipali Tetap Lancar
Berita Terkini
Kanada Protes Soal Tarif...
Kanada Protes Soal Tarif Impor Otomotif AS, Ini Alasannya
14 menit yang lalu
Pabrikan Senjata Api...
Pabrikan Senjata Api AK 47 Kembali Produksi Motor Berwarna Pink?
2 jam yang lalu
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
10 jam yang lalu
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
11 jam yang lalu
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
13 jam yang lalu
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
15 jam yang lalu
Infografis
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved