Bertone GB110, Hypercar Super Cepat Berbahan Bakar Limbah Plastik
Minggu, 01 Januari 2023 - 16:48 WIB
loading...
Bertone GB110. FOTO/ IST
A
A
A
MILAN - Pabrikan otomotif asal Italia, Bertone meluncurkan hypercar terbarunya yang bernama Bertone GB110.
BACA JUGA - Dua Tahun Lagi Australia Punya Hypercar
Mobil ini sangat spesial, karena menggunakan bahan bakar yang terbuat dari limbah plastik.
Bertone mengatakan GB110 adalah mobil performa tinggi pertama yang akan disuplai dengan bahan bakar yang terbuat dari limbah plastik. Hypercar yang satu ini tersedia dalam edisi terbatas, hanya 33 unit di seluruh dunia.
Jean-Franck Ricci, CEO Bertone, mengatakan telah bermitra dengan perusahaan Select Fuel yang telah mengembangkan teknologi yang dipatenkan untuk mengubah bahan polikarbonat menjadi bahan bakar terbarukan.
Menurutnya, inovasi ini dapat mengurangi limbah plastik yang merusak dunia. Ricci menyebut, material yang terbuang yang sulit untuk terurai nantinya bisa digunakan kembali menjadi sesuatu yang lebih berharga.
"Kami percaya bahwa de-polusi akan membutuhkan solusi yang berbeda dengan kombinasi teknologi. Sampah plastik perlu diperlakukan sebagai sumber daya yang berharga," katanya dikutip dari Metro, Minggu (1/1/2023).
"Kami menyadari bahwa sampah plastik adalah masalah lingkungan utama. Kami telah berkomitmen untuk mengembangkan teknologi yang mengubah bahan polikarbonat menjadi bahan bakar terbarukan dan berkelanjutan," tambahnya.
BACA JUGA - Dua Tahun Lagi Australia Punya Hypercar
Mobil ini sangat spesial, karena menggunakan bahan bakar yang terbuat dari limbah plastik.
Bertone mengatakan GB110 adalah mobil performa tinggi pertama yang akan disuplai dengan bahan bakar yang terbuat dari limbah plastik. Hypercar yang satu ini tersedia dalam edisi terbatas, hanya 33 unit di seluruh dunia.
Jean-Franck Ricci, CEO Bertone, mengatakan telah bermitra dengan perusahaan Select Fuel yang telah mengembangkan teknologi yang dipatenkan untuk mengubah bahan polikarbonat menjadi bahan bakar terbarukan.
Menurutnya, inovasi ini dapat mengurangi limbah plastik yang merusak dunia. Ricci menyebut, material yang terbuang yang sulit untuk terurai nantinya bisa digunakan kembali menjadi sesuatu yang lebih berharga.
"Kami percaya bahwa de-polusi akan membutuhkan solusi yang berbeda dengan kombinasi teknologi. Sampah plastik perlu diperlakukan sebagai sumber daya yang berharga," katanya dikutip dari Metro, Minggu (1/1/2023).
"Kami menyadari bahwa sampah plastik adalah masalah lingkungan utama. Kami telah berkomitmen untuk mengembangkan teknologi yang mengubah bahan polikarbonat menjadi bahan bakar terbarukan dan berkelanjutan," tambahnya.
Lihat Juga :