Kenaikan Penjualan Mobil Jelang Lebaran tak Signifikan
Rabu, 15 Juli 2015 - 21:33 WIB
Kenaikan Penjualan Mobil Jelang Lebaran tak Signifikan
A
A
A
SEMARANG - Menjelang Lebaran kondisi pasar penjualan mobil di Jawa Tengah sedikit mengalami kenaikan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Namun demikian kenaikan tersebut jauh dari tahun sebelumnya.
Regional Manager PT Sejahtera Sunindo Trada distributor resmi Suzuki Mobil di wilayah karesidenan Semarang dan Pati, Isbowo mengatakan, sejak awal Juni penjualan mobil mengalami kenaikan dan terus naik hingga awal Juli.
“Bulan Juni penjualan dari 370 unit ke 509 unit, atau kuramg lebih naik 20%. Target bulan ini 550 unit,” katanya.
Dia mengakui, pada semester satu pasar mobil memang kurang menggembirakan. Hal itu tidak hanya dirasakan oleh Suzuki tetapi semua merek. Dia mengatakan, target market semua merek di Plat H dan K, terkoreksi, dari sebelumnya 40.900 unit terkorakesi menjadi 38 ribu unit saja.
“Suzuki market sharenya 13,1% meningkat dari sebelumnya 12,6%. Plat H dan K market share sudah 14%,” jelasnya.
Pada Semester II tahun ini diprediksi ada peningkatan karena kebijakan pemerintah pembayaran DP minimal 20% dari sebelumnya minimal 30%. Koreksi ini diharapkan berefek ke daya beli konsumen, karena lebih terjangkau.
Isbowo menyebutkan, Di semester II tahun ini ada unit baru lagi, diantaranya Ertiga Minor Change dan sedan Ciaz yang diharapkan market Suzuki jadi naik.“Januari-Juli kita jualan kurang lebih 2.437 unit,” katanya.
Manajer Promosi PT Sejahterara Sunindo Trada, Mutakin menambahkan, selama musim mudik lebaran Suzuki membuka posko siaga Lebaran, di Alas Roban-Batang, dan Tuntang-Bawen.
“Selain itu kita juga membuka Bengkel siaga di Suzuki Pemuda- Semarang, Jenderal Sudirman-Semarang, dan Ungaran,” tambahnya.
Disebutkannya, menjelang Lebaran permintaan service meningkat. Bulan Juni 1800 unit masuk di Semarang dan Ungaran padahalan normalanya hanya 1500 unit per bulan.
”Sampai sekarang permintaan masih tinggi karena sampai Lebaran, biasanya sampai setelah Lebaran masih ramai untuk persiapan balik Lebaran,” ucapnya.
Regional Manager PT Sejahtera Sunindo Trada distributor resmi Suzuki Mobil di wilayah karesidenan Semarang dan Pati, Isbowo mengatakan, sejak awal Juni penjualan mobil mengalami kenaikan dan terus naik hingga awal Juli.
“Bulan Juni penjualan dari 370 unit ke 509 unit, atau kuramg lebih naik 20%. Target bulan ini 550 unit,” katanya.
Dia mengakui, pada semester satu pasar mobil memang kurang menggembirakan. Hal itu tidak hanya dirasakan oleh Suzuki tetapi semua merek. Dia mengatakan, target market semua merek di Plat H dan K, terkoreksi, dari sebelumnya 40.900 unit terkorakesi menjadi 38 ribu unit saja.
“Suzuki market sharenya 13,1% meningkat dari sebelumnya 12,6%. Plat H dan K market share sudah 14%,” jelasnya.
Pada Semester II tahun ini diprediksi ada peningkatan karena kebijakan pemerintah pembayaran DP minimal 20% dari sebelumnya minimal 30%. Koreksi ini diharapkan berefek ke daya beli konsumen, karena lebih terjangkau.
Isbowo menyebutkan, Di semester II tahun ini ada unit baru lagi, diantaranya Ertiga Minor Change dan sedan Ciaz yang diharapkan market Suzuki jadi naik.“Januari-Juli kita jualan kurang lebih 2.437 unit,” katanya.
Manajer Promosi PT Sejahterara Sunindo Trada, Mutakin menambahkan, selama musim mudik lebaran Suzuki membuka posko siaga Lebaran, di Alas Roban-Batang, dan Tuntang-Bawen.
“Selain itu kita juga membuka Bengkel siaga di Suzuki Pemuda- Semarang, Jenderal Sudirman-Semarang, dan Ungaran,” tambahnya.
Disebutkannya, menjelang Lebaran permintaan service meningkat. Bulan Juni 1800 unit masuk di Semarang dan Ungaran padahalan normalanya hanya 1500 unit per bulan.
”Sampai sekarang permintaan masih tinggi karena sampai Lebaran, biasanya sampai setelah Lebaran masih ramai untuk persiapan balik Lebaran,” ucapnya.
(dol)