China Bikin Drone Berpenumpang

Jum'at, 08 Januari 2016 - 00:48 WIB
China Bikin Drone Berpenumpang
China Bikin Drone Berpenumpang
A A A
PEMBUAT pesawat tak berawak (drone) asal China, Ehang, meluncurkan pesawat drone pertama di dunia yang mampu membawa satu penumpang. Kehadirannya diharapkan membantu mencapai impian dari industri penerbangan untuk menempuh jarak pendek-menengah secara otomatis.

Dilansir dari Xinhuanet, Kamis (7/1/2016), Ehang 184 bertenaga listrik itu diresmikan dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2016 di Las Vegas. Drone ini mampu membawa penumpang tunggal yang beratnya mencapai 100 kg untuk penerbangan 23 menit di permukaan laut pada kecepatan 100 km per jam.

Setelah menetapkan rencana penerbangan, penumpang hanya perlu mengirimkan dua perintah: "take off" dan "landing", masing-masing dikendalikan cukup satu klik pada tablet yang menyertainya. Tidak perlu untuk landasan pacu, karena drone lepas landas dan mendarat secara vertikal.

"Karena 184 ini memiliki navigasi otomatis, dimungkinkan dapat beroperasi 24/7. Secara real-time, penumpang tidak perlu lisensi untuk mengendalikan drone. Mereka hanya duduk dan membiarkan drone mengambil alih," ucap perwakilan perusahaan berbasis Guangzhou itu dalam sebuah pernyataan.

Dia mengatakan, realisasi pertama dari penerbangan otomatis menandakan titik balik utama tidak hanya untuk industri transportasi, tetapi juga untuk bidang lain seperti pengiriman, perawatan medis dan ritel.

Untuk keselamatan, Ehang mengatakan, drone telah membangun bala bantuan untuk semua sistem penerbangan, sehingga dalam hal tidak mungkin bahwa komponen yang gagal, dapat mulus mengambil alih.

Jika ada kerusakan selama penerbangan, misalnya, dari burung, drone otomatis akan menentukan apakah perlu mendarat untuk memastikan keselamatan penumpangnya. Dalam keadaan darurat, penumpang juga dapat memilih untuk menghentikan penerbangan dan hanya melayang-layang di udara hanya dengan satu kali klik.

Co-founder dan Chief Marketing Officer Ehang, Derrick Xiong mengatakan kepada Xinhua, bahwa perusahaannya berencana menjual drone akhir tahun ini seharga USD200.000 sampai USD300.000 atau sekitar Rp2 miliaran sampai Rp4 miliaran per unit. Dan sebagai langkah awal mungkin hanya digunakan di tempat-tempat yang ditunjuk seperti sebagai kawasan wisata.

"Tapi pada akhirnya, kami berharap orang-orang dapat menggunakannya sebagai sarana transportasi untuk perjalanan pendek-menengah-jauh," pungkasnya.
(dyt)
Berita Terkait
Drone DJI Kuasai Pasar...
Drone DJI Kuasai Pasar Indonesia
Wisata Sambil Belajar...
Wisata Sambil Belajar Drone
Tiga Pelajar SMA Kembangkan...
Tiga Pelajar SMA Kembangkan Drone AI untuk Penanganan Bencana
Drone vs. Drone! Ukraina...
Drone vs. Drone! Ukraina Ciptakan Sting untuk Lawan Shahed Iran Milik Rusia!
Perang Masa Depan Selalu...
Perang Masa Depan Selalu Melibatkan Drone, Berikut 5 Teknologi Terbarunya
5 Drone Buatan Indonesia,...
5 Drone Buatan Indonesia, Tak Kalah Canggih dari Produk Asing
Berita Terkini
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Honda CB400SF E-Clutch...
Honda CB400SF E-Clutch dan CBR400R Four Siap Diluncurkan Bulan Depan!
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Komunitas BAIC ORV Chapter...
Komunitas BAIC ORV Chapter JHL Auto Sukses Gelar Gathering Perdana
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved