Ini Cara Uber Hentikan Gangguan Sopir dari Penumpang Mabuk
Rabu, 27 Januari 2016 - 15:37 WIB

Ini Cara Uber Hentikan Gangguan Sopir dari Penumpang Mabuk
A
A
A
UBER memiliki cara unik menghentikan gangguan sopir dari penumpang yang mabuk. Sebuah mainan anak-anak bernama Bop It diyakini dapat mengalihkan perhatian pemabuk itu agar tidak mengganggu pengendara Uber yang mengantarkan mereka ke tempat tujuannya.
Mainan ini telah diuji coba di Charlotte, Carolina Utara. "Orang-orang di sana telah menemukan itu adalah cara yang bagus untuk mengalihkan penumpang mabuk sehingga mereka tidak mengalihkan perhatian sopir mereka," ucap Joe Sullivan, kepala petugas keamanan Uber, dalam sebuah posting blog seperti dikutip dari Cnet, Rabu (27/1/2016).
Uber bergantung pada sistem rating dua arah untuk memberitahukan kepada pengemudi, bagaimana perilaku calon penumpang mereka, dan sebaliknya. Tetapi kebanyakan dari penumpang Uber yang terlalu banyak minum justru sering lupa akan sopan santun mereka.
Dengan mainan ini, diharapkan para penumpang yang mabuk akan terlalu sibuk, sehingga tidak membuat pengendara mengalihkan konsentrasinya. Sehingga Uber dapat mengantarkan penumpangnya dengan selamat tanpa ada kendala.
Langkah ini diambil setelah banyak pengendara Uber yang melaporkan telah terjadi tindakan kurang menyenangkan dari para penumpang mabuk. Bahkan, beberapa video juga telah muncul secara online, yang menampilkan penumpang mabuk berperilaku keras atau mengancam pengendara.
Di video lain menampilkan penumpang yang menolak keluar dari mobil. Bop It, memang mungkin tidak menjadi solusi terbaik dalam skenario tertentu. Tetapi mainan dengan fitur tombol berwarna-warni, tombol dan tuas yang dapat didorong, ditarik dan bopped dalam urutan tertentu setidaknya dapat membantu mengalihkan perhatian penumpang mabuk.
Mainan ini telah diuji coba di Charlotte, Carolina Utara. "Orang-orang di sana telah menemukan itu adalah cara yang bagus untuk mengalihkan penumpang mabuk sehingga mereka tidak mengalihkan perhatian sopir mereka," ucap Joe Sullivan, kepala petugas keamanan Uber, dalam sebuah posting blog seperti dikutip dari Cnet, Rabu (27/1/2016).
Uber bergantung pada sistem rating dua arah untuk memberitahukan kepada pengemudi, bagaimana perilaku calon penumpang mereka, dan sebaliknya. Tetapi kebanyakan dari penumpang Uber yang terlalu banyak minum justru sering lupa akan sopan santun mereka.
Dengan mainan ini, diharapkan para penumpang yang mabuk akan terlalu sibuk, sehingga tidak membuat pengendara mengalihkan konsentrasinya. Sehingga Uber dapat mengantarkan penumpangnya dengan selamat tanpa ada kendala.
Langkah ini diambil setelah banyak pengendara Uber yang melaporkan telah terjadi tindakan kurang menyenangkan dari para penumpang mabuk. Bahkan, beberapa video juga telah muncul secara online, yang menampilkan penumpang mabuk berperilaku keras atau mengancam pengendara.
Di video lain menampilkan penumpang yang menolak keluar dari mobil. Bop It, memang mungkin tidak menjadi solusi terbaik dalam skenario tertentu. Tetapi mainan dengan fitur tombol berwarna-warni, tombol dan tuas yang dapat didorong, ditarik dan bopped dalam urutan tertentu setidaknya dapat membantu mengalihkan perhatian penumpang mabuk.
(dyt)