AS Tegaskan Honda dan Toyota Tak Aman
Jum'at, 01 Juli 2016 - 16:23 WIB
AS Tegaskan Honda dan Toyota Tak Aman
A
A
A
MIAMI - Skandal Airbag Takata yang melibatkan banyak merek mobil seperti Toyota dan Honda membuat Lembaga keselamatan berkendara Amerika Serikat, The Highway Traffic Safety Administration Nasional (NHTSA) bereaksi. Bahkan Pemerintah Amerika Serikat me-warning warga agar tak menggunakan mobil yang menggunakan Airbag Takata seperti Toyota dan Honda.
Menteri Transportasi Amerika Serikat Anthony Foxx mengatakan, mendesak agar pabrikan mobil asal Jepang tersebut menarik produknya yang diproduksi pada 2001-2003. Awalnya Honda pernah melakukan penarikan kembali pada 2008 dan 2011.
"Dengan adanya data bahwa kecelakaan yang menyebabkan kematian 50 persen dikarenakan kantong udara pecah, Orang-orang seharusnya tidak mengemudi kendaraan ini kecuali mereka akan langsung ke dealer untuk memiliki mereka diperbaiki segera, gratis, kata Anthony Foxx seperti dilansir reuters, Jumat, (1/7/2016).
Sementara itu, Senator AS Bill Nelson, dari partai Demokrat, mengatakan tindakan mendesak diperlukan pasalnya NHTSA mengatakan pada hari Kamis bahwa 8 dari 10 kematian di AS karena Takata pecah, termasuk kematian seorang berusia 17 tahun di Texas pada bulan April, saat berada di dalam kendaraan Honda.
"Kendaraan ini deathtraps, Takata dan Honda telah mengambil risiko terlalu lama, mereka hanya mengimbau orang-orang untuk datang ke dealer namun itu tidak cukup seharusnya mereka sidak ke keluar dan menemukan kendaraan dan menariknya di jalan." katanya dalam sebuah pernyataan.
Menteri Transportasi Amerika Serikat Anthony Foxx mengatakan, mendesak agar pabrikan mobil asal Jepang tersebut menarik produknya yang diproduksi pada 2001-2003. Awalnya Honda pernah melakukan penarikan kembali pada 2008 dan 2011.
"Dengan adanya data bahwa kecelakaan yang menyebabkan kematian 50 persen dikarenakan kantong udara pecah, Orang-orang seharusnya tidak mengemudi kendaraan ini kecuali mereka akan langsung ke dealer untuk memiliki mereka diperbaiki segera, gratis, kata Anthony Foxx seperti dilansir reuters, Jumat, (1/7/2016).
Sementara itu, Senator AS Bill Nelson, dari partai Demokrat, mengatakan tindakan mendesak diperlukan pasalnya NHTSA mengatakan pada hari Kamis bahwa 8 dari 10 kematian di AS karena Takata pecah, termasuk kematian seorang berusia 17 tahun di Texas pada bulan April, saat berada di dalam kendaraan Honda.
"Kendaraan ini deathtraps, Takata dan Honda telah mengambil risiko terlalu lama, mereka hanya mengimbau orang-orang untuk datang ke dealer namun itu tidak cukup seharusnya mereka sidak ke keluar dan menemukan kendaraan dan menariknya di jalan." katanya dalam sebuah pernyataan.
(wbs)