KPPU: Harga Jual Motor Matic Yamaha dan Honda Kemahalan

Kamis, 21 Juli 2016 - 21:32 WIB
KPPU: Harga Jual Motor...
KPPU: Harga Jual Motor Matic Yamaha dan Honda Kemahalan
A A A
JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan, harga jual motor matic Yamaha dan Honda terbilang tidak wajar atau kemahalan. Jauh lebih tinggi dari ongkos produksi.

Ketua KPPU Syarkawi Rauf mengatakan, ongkos produksi motor matic hanya Rp7,5 juta-Rp8,5 juta/unit dan ditambah ongkos lain jadi sekitar Rp12,6 juta/unit. Namun, kedua pabrikan asal Jepang ini menjualnya di atas Rp15 juta/unit.

"Karena ongkos produksi itu hanya Rp7,5 juta sampai Rp8,5 jutaan/unit kemudian ditambah ongkos lain kira-kira harganya sekitar Rp12,6 juta/unit tapi di pasaran dijual di atas Rp15 juta/unit. Harga enggak wajar yang hanya bisa dijual perusahaan lakukan monopoli," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/7/2016).

Syarkawi menjelaskan, KPPU akan membuktikan harga motor matic yang sangat tinggi tersebut sebagai indikasi praktik persaingan tidak sehat atau bukan. Jika terbukti maka Yamaha dan Honda akan dikenakan sanksi maksimal Rp25 miliar.

"Kalau terbukti, sanksinya itu maksimal Rp25 miliar. Silakan saja dibantah, kita akan uji di persidangan, kita akan dengar sanggahan resmi mereka, nanti sidang lanjutnya tanggal 26 Juli, kita akan mendengarkan sanggarahan resmi dari saksi dan terlapor," katanya.

Sementara, lanjut dia, pihaknya belum menghitung jumlah kerugian pembeli dari tingginya harga motor matic Yamaha dan Honda. KPPU masih menunggu proses persidangan yang masih terus berlangsung.

"Nah ini kita belum hitung karena ini tergantung di proses persidangan. Nanti kita akan menghadirkan ahli yang akan menunjukkan itu," pungkas Syarkawi.
(dol)
Berita Terkait
Honda Siap Pasok EM1...
Honda Siap Pasok EM1 e: dan BENLY e:I ke Yamaha
Ini Kata Yamaha Soal...
Ini Kata Yamaha Soal Peluang Jual Motor Listrik Honda di Indonesia
Honda dan Yamaha Siap...
Honda dan Yamaha Siap Hadirkan Baterai untuk Semua Merek Motor Listrik
AHM dan Dharma Group...
AHM dan Dharma Group Turut Membina UMKM Manufaktur Binaan YDBA
YIMM Akui Kasus Rangka...
YIMM Akui Kasus Rangka eSAF Tak Mempengaruhi Pejualan Motor Yamaha
Identik dengan Motor...
Identik dengan Motor Yamaha, Inilah Plus Minus Mesin SOHC
Berita Terkini
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Gemuruh Adrenalin Istora...
Gemuruh Adrenalin Istora dan Ketenangan Kabin G3+: Strategi Polytron Manjakan Atlet Bulu Tangkis Elite Dunia
Melirik Ambisi China...
Melirik Ambisi China di Sumatera: BYD Gelar Pesta Teknologi Tanpa Asap Knalpot
Bukan Garasi Pejabat...
Bukan Garasi Pejabat Biasa: Dua Harley, Tiga Jip Legendaris, dan Rompi Oranye Silmy Karim
Misteri Garasi Dadan...
Misteri Garasi Dadan Hindayana: Setengah Abad Usianya, Modis dan Estetik Mobilnya
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved