Gara-gara Samsung Galaxy Note 7, Powerbank Tak Boleh Naik Pesawat

Kamis, 15 September 2016 - 10:16 WIB
Gara-gara Samsung Galaxy...
Gara-gara Samsung Galaxy Note 7, Powerbank Tak Boleh Naik Pesawat
A A A
JAKARTA - Untuk menjamin keselamatan penerbangan, Kementerian Perhubungan mengeluarkan edaran terkait penggunaan baterai lithium, powerbank, dan smartphone Samsung Galaxy Note 7 selama penerbangan. Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE.18 Tahun 2016 tentang Baterai Lithium, Power Bank dan Smarphone Samsung Galaxy Note 7 dikeluarkan pada tanggal 13 September 2016.

"Kementerian Perhubungan menginstruksikan seluruh maskapai untuk meminta dengan sangat kepada penumpang dan personel pesawat udara untuk menonaktifkan (termasuk tidak menggunakan flight mode) dan tidak mengisi ulang baterai smartphone Samsung Galaxy Note 7, baik dengan menggunakan powerbank atau sumber tenaga lain yang ada dalam pesawat udara," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Hemi Pamuraharjo, dalam keterangan resminya, Kamis (15/9/2016).

Selain itu, seluruh pengelola bandara juga harus memastikan penumpang dan personel pesawat udara untuk tidak menempatkan baterai lithium, powerbank, dan smartphone Samsung Galaxy Note 7 dalam bagasi tercatat (checked baggage)," tuturnya.

Apabila petugas bandara menemukan baterai lithium, power bank, dan smartphone Samsung Galaxy Note 7 ketika pemeriksaan keamanan, petugas bandara harus mengeluarkan barang-barang tersebut dan segera berkoordinasi dengan pemilik barang dan maskapai terkait untuk penanganan lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, Kantor Otoritas Bandar Udara melaksanakan pengawasan atas pelaksanaan edaran ini, namun partisipasi aktif dari pengguna jasa penerbangan untuk mematuhi edaran tersebut sangat diharapkan.

"Keselamatan penerbangan dapat tercipta bila ada kerjasama antara pemerintah sebagai regulator, operator dan tentunya para pengguna jasa penerbangan," tambah Hemi.

Pengaturan penanganan barang elektronik saat melakukan penerbangan tersebut merupakan langkah antisipasi atas kejadian terbakar dan meledaknya peralatan elektronika yang menggunakan baterai lithium seperti dimuat dalam press communication Samsung yang diakses melalui situs www.news.samsung.com bahwa telah terjadi 35 kejadian yang dilaporkan di seluruh dunia terkait dengan permasalahan baterai pada Samsung Galaxy Note 7.
(dol)
Berita Terkait
Gandeng Daihatsu, Inilah...
Gandeng Daihatsu, Inilah Fasilitas di Resta Pendopo KM 456 Tol Semarang-Solo
Lanjutkan S2, Lima Anggota...
Lanjutkan S2, Lima Anggota BTS masuk Hanyang Cyber University
Gunakan Satu Kartu E-Toll...
Gunakan Satu Kartu E-Toll untuk Dua Mobil, Pengemudi Kaget Didenda Rp800 Ribu!
5 Cara Cek Rest Area...
5 Cara Cek Rest Area Terdekat Lewat HP Saat Mudik Lebaran 2025, Mudah Banget!
9 Rest Area Terindah...
9 Rest Area Terindah di Indonesia, Referensi Tempat Istirahat Nyaman saat Mudik
5 Rekomendasi Rest Area...
5 Rekomendasi Rest Area Terbaik di Jawa Tengah untuk Melepas Lelah
Berita Terkini
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Toyota Kenalkan Transmisi...
Toyota Kenalkan Transmisi Manual Canggih Mobil Listrik
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved