Industri Kreatif Pendukung Automotif Menyimpan Potensi Besar

Senin, 14 November 2016 - 08:02 WIB
Industri Kreatif Pendukung...
Industri Kreatif Pendukung Automotif Menyimpan Potensi Besar
A A A
YOGYAKARTA - Industri kreatif di Yogyakarta terus berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang terus terjadi di wilayah ini. Salah satu yang menyimpan potensi cukup besar dilirik oleh pemerintah setempat adalah industri kreatif berbasis automotif.

Geliat mulai dari pernak-pernik, aksesoris, kustom (modifikasi) hingga miniature armada mulai banyak bermunculan di wilayah ini. Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Hotrodiningrat (komunitas pemilik mobil tua asal Amerika Serikat), Arif Jamil. Sejak belasan tahun yang lalu, industri kreatif berbasis automotif di Yogyakarta mulai menunjukkan geliatnya. Para pecinta automotif tak sekedar berambisi memiliki kendaraan sesuai standar yang dikeluarkan oleh pabrik, mereka menginginkan yang lebih.

“Banyak yang mulai melakukan modifikasi untuk mendapatkan tampilan sesuai dengan selera. Awalnya, para pecinta modifikasi (custom) selalu berburu onderdil kendaraan mereka baik sepeda motor maupun mobil yang sesuai dengan keinginan mereka, entah original (asli) ataupun KW (tiruan). Namun biasanya tidak banyak ditemukan karena memang tidak ada pabrikan yang memproduksinya, membuat mereka menjadi kreatif," ujarnya, Senin (14/11/2016).

Para pecinta otomotif akhirnya melakukan berbagai upaya termasuk memodifikasi untuk mendapatkan sesuatu seperti keinginan mereka. Hal ini menjadikan mereka lebih kreatif karena mampu menciptakan sesuatu yang ternyata memiliki nilai jual cukup tinggi. Sejak saat itu, industri kreatif automotif mulai menjadi tren.

Tak terkecuali pecinta Hotrod, sebuah seni custom mobil tua asal Amerika Serikat. Sejak 2005 yang lalu, komunitas pecinta motor tua mulai mencari rongsokan mobil-mobil pabrikan Amerika untuk mereka benahi dan bisa dihidupkan kembali. Dan karena keterbatasan itu pula, akhirnya mereka justru bisa menciptakan onderdil atau sparepart seperti aslinya.

“Kami sudah bisa membuat atap mobil, velg ataupun spion. Tetapi baru berdasarkan pesanan,”terangnya.

Setelah belakangan mulai trend, mulai banyak bermunculan berbagai aksesoris pendukung lainnya yang akhirnya menjadi sebuah industri. Merchandise seperti kaos, topi, stiker ataupun barang-barang lain banyak diproduksi dan banyak diserap oleh pecinta automotif. Dan jika dirupiahkan, maka menurut Arif nilainya akan sangat fantastis.

"Saat ini untuk mencari bahan mobil yang akan dimodifikasi sesuai dengan selera harganya bisa mencapai Rp 100 juta lebih. Belum ongkos untuk membuat onderdil ataupun mendatangkan onderdil lain dari Amerika Serikat, tentu nilainya tidak sedikit. Dukungan pemerintah kini sangat kami butuhkan,”tuturnya.

Public Relations Jogja City Mall, Fandi Sutanto mengakui jika industri automotif sangat potensial untuk digarap, terutama pendukungnya. Hal tersebut tercermin dalam ajang yang digelar di Hall Pasar Jogja yang berada di Lantai 1 Jogja City Mall. Hall tersebut akhir pekan ini dipadati dengan miniatur bus hasil koleksi dari komunitas Small is Sexy (SIS).

“Small is Sexy merupakan komunitas pecinta transportasi bus yang mewujudkan rasa cinta mereka naik bus dan moda transportasi bus dengan membuat versi miniaturnya. Anggota dari komunitas ini bukan berasal dari pengusaha bus ataupun awak bus, tapi mereka adalah orang – orang yang sangat menggandrungi miniatur bus,”ungkapnya.

Tidak hanya satu atau dua jenis bus saja yang dipamerkan, melainkan berbagai miniatur bus beragam jenis dan ukuran serta nama perusahaan otobus (PO). Mulai dari Bus Patas, Bus Pariwisata, Bahkan Bus Antar kota antar propinsi-pun ada disini. Umumnya, miniatur bus terbuat dari material kayu, tetapi ada juga dari bahan baku resin.

Tak selalu membuat sendiri, bus-bus yang dimiliki para anggota komunitas ini sebagian besar dipesan dari pengrajin miniatur dari berbagai kota.
(dol)
Berita Terkait
Berlabel IBBA 2021,...
Berlabel IBBA 2021, Bridgestone Siap Sambut Era Bisnis Baru
Dibentuk Sesuai Model...
Dibentuk Sesuai Model Motor, Hayaidesu Luncurkan 6 Handgrip Berpesifikasi Khusus
Lima Aksesoris Mobil...
Lima Aksesoris Mobil yang Sebaiknya Tidak Digunakan
Terlilit Hutang, Dainese...
Terlilit Hutang, Dainese Akhirnya Dijual
Jaga Lingkungan Hidup,...
Jaga Lingkungan Hidup, Produk Ban Gajah Tunggal Kini Tanpa Pembungkus Plastik
NAMOTA Siap Jadi One...
NAMOTA Siap Jadi One Stop Solution Kebutuhan Aksesoris Otomotif
Berita Terkini
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
DUNLOP Hadirkan SmartCare...
DUNLOP Hadirkan SmartCare Warranty, Solusi Tenang Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Pertamax Tembus Rp16.250?...
Pertamax Tembus Rp16.250? Ini Daftar Harga Mobil Hybrid Termurah hingga Termahal 2026!
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved