Kurang Peminat, Daihatsu Tetap Akan Pasarkan Copen
Kamis, 02 Maret 2017 - 21:03 WIB
Kurang Peminat, Daihatsu Tetap Akan Pasarkan Copen
A
A
A
JAKARTA - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) telah memasarkan Daihatsu Copen sejak 2015. Namun sayangnya, model yang dibawa langsung dari Jepang ini kurang menggigit untuk urusan penjualan.
Meski begitu, ADM mengakui masih akan tetap memasarkan Copen di Indonesia. Dalam hal ini, Direktur Pemasaran PT ADM, Amelia Tjandra mengakui dari awalnya Copen memang tidak dipersiapkan untuk volume maker.
"Penjualan bulanan Copen tidak banyak, ya paling-paling satu bulan ada satu. Karena emang model ini untuk para pengguna yang hobi. Kita hanya mau menunjukkan kalau Daihatsu juga punya mobil yang lucu, jadi bukan untuk jualan," ujar Amelia, baru-baru ini, di Jakarta, Kamis (2/3/2017).
Di negara aslanya, Copen memang menjadi salah satu model favorit. Bahkan pemasaran model sport kupe ini sudah masuk generasi ketiga. Lantas mengapa ADM belum mengembangkan mobilnya.
"Kondisi Copen di Indonesia sangat berbeda dengan di Jepang. Di sana (Jepang) kan daya belinya cukup. Sementara di sini prioritasnya itu mobil untuk transportasi, bukan untuk gaya hidup. Jadi kondisinya agak berbeda," tandas Amelia.
Meski begitu, ADM mengakui masih akan tetap memasarkan Copen di Indonesia. Dalam hal ini, Direktur Pemasaran PT ADM, Amelia Tjandra mengakui dari awalnya Copen memang tidak dipersiapkan untuk volume maker.
"Penjualan bulanan Copen tidak banyak, ya paling-paling satu bulan ada satu. Karena emang model ini untuk para pengguna yang hobi. Kita hanya mau menunjukkan kalau Daihatsu juga punya mobil yang lucu, jadi bukan untuk jualan," ujar Amelia, baru-baru ini, di Jakarta, Kamis (2/3/2017).
Di negara aslanya, Copen memang menjadi salah satu model favorit. Bahkan pemasaran model sport kupe ini sudah masuk generasi ketiga. Lantas mengapa ADM belum mengembangkan mobilnya.
"Kondisi Copen di Indonesia sangat berbeda dengan di Jepang. Di sana (Jepang) kan daya belinya cukup. Sementara di sini prioritasnya itu mobil untuk transportasi, bukan untuk gaya hidup. Jadi kondisinya agak berbeda," tandas Amelia.
(wbs)