Penuh Sejarah, Bus-bus Jadul Mejeng di JIExpo Kemayoran

Rabu, 29 Maret 2017 - 17:01 WIB
Penuh Sejarah, Bus-bus...
Penuh Sejarah, Bus-bus Jadul Mejeng di JIExpo Kemayoran
A A A
JAKARTA - Pameran perdana bus klasik dan unik Indonesia (Indonesia Classic n Unique Bus 2017 berlangsung di Jakarta JIEXpo Kemayoran 29-1 April 2017. Selain menawarkan pameran bus-bus transportasi yang sempat berjaya di massanya, pameran ini juga meriahkan Bismania Community.

Ketua Umum Bismania Community, Arief Setiawan mengungkapkan, kerja sama antar sesame komunitas penggemar bus adalah hal yang tak bisa dihindari. Menurut dia, dalam mengkampanyekan bus untuk semua kalangan dibutuhkan dorongan bersama, khususnya dari orang-orang yang hobi terhadap bus.

“Kalau penggemar bus kan sebagai penumpang pasti mengetahui seluk-beluk fasilitas dan pelayanan operator. Komunitas penggemar bus juga bisa menyuarakan aspirasi penumpang terhadap pelayanan yang mereka dapatkan,” ujar Arief dalam keterangan tertulisnya seperti diterima SINDOnews.

Ada bus dari Pulau Bangka.,. Bus kayu Chevrolet yang diproduksi selama tahun 1948 – 1953. Di masa itu, bus-bus kayu menggunakan chassis truk sebagai basis membangun bodi bus. Biasanya bagian depan mulai dari bumper hingga kaca yang masih menunjukkan anatomi truk, sisanya mulai dashboard ke kebelakang hanya rangka besi.

Berdasarkan buku American Truck Spotter’S Guide 1920 – 1970 karya Tad Burness, truck Chevrolet saat itu memiliki perbedaan tenaga mesin yang dihasilkan. Mulai 90-93 HP di tahun 1948 kemudian berkembang menjadi tiga varian yakni 92, 102 dan 105 HP di tahun 1950 lalu berkembang lagi menjadi 92, 107 dan108 HP di tahun 1953.

Disinilah sejarah PO. Sabang Jaya dimulai di Bangka. Bus-bus berbadan kayu yang besar menyusuri jalan yang membelah Pulau Bangka dari Selatan ke Utara sejauh 100 km lebih.

Ada pula Bus Kayu Pownis dari Bangka keluaran tahun 1987, di mana merupakan sarana transportasi yang menghubungkan Pangkalpinang dan Sungailiat (Pinkong - Liatkong).

Pada saat zaman Belanda, bus ini sebagai sarana tranportasi yang melayani penumpang dan barang dengan dilapisi bahan kayu mulai dari badan, tempat duduk, sampai pintu dan jendela.
Penuh Sejarah, Bus-bus Jadul Mejeng di JIExpo Kemayoran

Seiring dengan berjalannya waktu, kehadiran bus tersebut mulai menghilang hingga akhir tahun 2012. Kemudian sejak tahun 2016 Dinas Pariwisata Kota Pangkalpiang kembali memperkenalkannya sebagai mobil kegiatan City Tour.

Pameran juga diselenggarakan bersamaan dengan lima pameran Internasional lainnya, dua di antaranya pameran transportasi, yakni Indonesia International Bus and Truck (IIBT) dan Railway Tech.

Untuk memasuki pameran ini pengunjung tidak dipunggut biaya apapun atau geratis, pameran sendiri buka mulai jam 10.00 - 17.00 WIB.
(wbs)
Berita Terkait
Sambut Awal Tahun 2023,...
Sambut Awal Tahun 2023, Wuling Siap Gelar Pameran di Berbagai Kota
Pameran F&B dan Perhotelan...
Pameran F&B dan Perhotelan FHI VirtualHub 2021 Resmi Dibuka
ILF Expo 2022 Tumbuhkan...
ILF Expo 2022 Tumbuhkan Kebanggaan Produk Fashion Lokal
Dongkrak Industri Otomotif,...
Dongkrak Industri Otomotif, Bursa Otomotif Digelar di Cibinong
Pelindung Kendaraan...
Pelindung Kendaraan Pencegah Kanker Dikenalkan di GJAW 2024
Kembali Digelar, Pameran...
Kembali Digelar, Pameran Seni Biennale Jogja XVI Disambut Positif
Berita Terkini
Pabrikan Senjata Api...
Pabrikan Senjata Api AK 47 Kembali Produksi Motor Berwarna Pink?
21 menit yang lalu
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
8 jam yang lalu
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
9 jam yang lalu
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
11 jam yang lalu
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
13 jam yang lalu
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
16 jam yang lalu
Infografis
10 Makanan Khas Lebaran...
10 Makanan Khas Lebaran di Indonesia selain Opor dan Ketupat
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved