Vietnam Percayakan FJR1300 Kawal Donald Trump dan Kim Jong Un

Jum'at, 22 Februari 2019 - 15:54 WIB
Vietnam Percayakan FJR1300...
Vietnam Percayakan FJR1300 Kawal Donald Trump dan Kim Jong Un
A A A
HANOI - Pertemuan dua pemimpin dunia Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Korea Utara Kim Jong Un di Amerika Serikat di Vietnam 27-28 Februari 2019 menjadi sorotan tajam dunia. Pemerintah Vietnam telah mendatangkan Yamaha FJR1300 P ke Hanoi untuk mengawal Donald Trump dan Kim Jong Un selama berada di Vietnam.

Seperti dilansir dari Autopro, Jumat (22/2/2019), Kementerian Keamanan Publik menerjunkan Yamaha FJR1300 P untuk mengawal dua pemimpin dunia ini, dan sedang dalam proses mempersiapkan untuk melindungi keamanan pertemuan AS-Korut di Hanoi.

Seperti yang diharapkan, pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Kim Jong Un akan berlangsung di Hanoi pada 27-28 Februari.

Yamaha FJR 1300 pertama kali diperkenalkan tahun 2002 di Amerika dan kemudian dengan model yang sama Yamaha semakin meningkatkan kemampuan performa dan fitur dari sepeda motor ini.

Sepeda motor ini juga ada yang digunakan untuk membantu kinerja polisi di beberapa Negara atau digunakan untuk sepeda motor pengawal lalu lintas.
Vietnam Percayakan FJR1300 Kawal Donald Trump dan Kim Jong Un

FJR 1300 terbaru hadir dengan beberapa fitur yang baru dan tentunya dikembangkan dari fitur-fitur yang sudah ada terdahulu. Pada dua model sepeda motornya baik model standar yaitu Yamaha FJR 1300 A ataupun Yamaha FJR 1300ES kita akan menemukan beberapa fitur menarik.

Mesin yang digunakan adalah mesin dengan 1298 cc dengan 4 siliner. Untuk penggunaan transmisi, sepeda motor ini menggunakan transmisi 6 percepatan yang dirasa sangat ringan dan membantu agar bisa berkendara dengan sangat mudah dan nyaman, jika anda penasaran dengan motor Yamaha FJR 1300 silahkan dilihat beberapa foto dari motor ini

Pada bagian depan sepeda motor ini kita akan menemukan lampu yang telah menggunakan teknologi LED. Tanda berbelok pada sepeda motor ini juga dibuat dengan sangat menawan karena telah menggunakan sistem inertial measurement unit atau IMU. Dengan teknologi semacam ini maka lampu darurat akan menyala ketika terjadi kecelakaan. Ada beberapa fitur baru yang juga ditambahkan seperti panel indikator yang dibuat dengan lebih ringan dibandingkan dengan yang sebelumnya.
Vietnam Percayakan FJR1300 Kawal Donald Trump dan Kim Jong Un

Ada juga beberapa fitur lainnya seperti D-mode, pengontrol kecepatan, traksi kontrol, ABS, dan beberapa tipe suspensi. Untuk pilihan warna motor, Yamaha FJR 1300 A dan juga Yamaha FJR 1300 ES ditawarkan dengan beberapa pilihan warna. Anda bisa memilih warna baru yaitu Cobalt Blue yang tentu lebih memikat mata semua yang melihatnya.

Jika dilihat dari penampakan sepeda motor ini, ukuran dari mesin, dan juga beberapa kemampuan sepeda motor ini, sepeda motor ini mungkin bisa disejajarkan dengan sepeda motor legendaries, Honda Gold Wing.
(wbs)
Berita Terkait
Identik dengan Motor...
Identik dengan Motor Yamaha, Inilah Plus Minus Mesin SOHC
Yamaha Siap Pasang Teknologi...
Yamaha Siap Pasang Teknologi Canggih Anti Kecelakaan AMSAS
Bernama RW, Yamaha Ajukan...
Bernama RW, Yamaha Ajukan Paten Motor Baru
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Penuh Sentuhan Seni Hadir di Classy Artsy Challenge
Yamaha Beri Sinyal YZF-R9...
Yamaha Beri Sinyal YZF-R9 Akan Meluncur Akhir 2024
Yamaha Siapkan MT-07...
Yamaha Siapkan MT-07 dengan Teknologi Gear Semi Otomatis
Berita Terkini
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Digas Wapres Gibran...
Digas Wapres Gibran di Papua, Ini Spesifikasi Yadea Velax H
Mobil Jepang Lawas Tetap...
Mobil Jepang Lawas Tetap Rebut Perhatian Penggemar Modifikasi, Ini Alasannya!
Mengapa Batmobile Tumbler...
Mengapa Batmobile Tumbler Seharga Rp 53,5 Miliar Menjadi Mobil Terlangka di Dunia?
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved