HINO Bertekad Jaga Elang Jawa dan Spesies Hewan Dilindungi

Minggu, 31 Maret 2019 - 14:02 WIB
HINO Bertekad Jaga Elang...
HINO Bertekad Jaga Elang Jawa dan Spesies Hewan Dilindungi
A A A
BOGOR - Kekayaan keanakaragaman hayati Indonesia tertinggi nomor dua di dunia, baik flora maupun fauna. Salah satu kenakeragaman hayati Indonesia yang ternilai adalah Elang Jawa (Nisaetus bartelsi). Elang Jawa adalah spesies endemik, hanya terdapat di sepanjang Pulau Jawa. Populasi Elang Jawa pun hanya tinggal 300-500 ekor saja dengan kecenderungan yang terus menurun dan mengalami resiko kepunahan. Karena keadaan tersebut maka pemerintah Indonesia menetapkan Elang Jawa sebagai spesies yang dilindungi dan pada tahun 1993 melalui Keputusan Presiden No. 4 tahun 1993, Elang Jawa ditetapkan sebagai salah satu satwa nasional.

Hino Indonesia sebagai pembuat truk dan bus yang terdepan di Indonesia yang ramah lingkungan, peduli akan kelestarian Elang Jawa. Oleh karenanya, Hino Indonesia mengambil inisiatif untuk bekerjasama dengan Taman Safari Indonesia (TSI) sebagai lembaga konservasi dengan pengalaman konservasi eksitu (di luar habitat alami) lebih dari 30 tahun untuk menjalankan program konservasi Elang Jawa melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Program CSR konservasi Elang Jawa ini meliputi dua program besar yaitu perkembangbiakan (breeding) dan penelitian tentang reproduksi Elang Jawa. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah populasi Elang Jawa yang sampai dengan hari ini terus menurun supaya anak cucu kita ke depan dapat melihat Elang Jawa di masa depan.

Salah satu kegiatan kerja sama program konservasi ini adalah pembangunan kandang perkembangbiakan (breeding) Elang Jawa. Sebagai langkah awal dari kerja sama, maka TSI dan Hino Indonesia akan melakukan penandatanganan MoU dan melakukan acara peletakan simbolis batu pertama. Acara ini dilakukan di Taman Safari Indonesia Bogor, Cisarua pada tanggal 28 Maret 2019. Setelah jadi. kandang akan diisi oleh sepasang Elang Jawa dan proses pengembangbiakan Elang Jawa akan dimonitor dan dipelajari oleh peneliti ahli dari TSI dan universitas lokal. Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat meningkatkan tingkat keberhasilan pengembangbiakan Elang Jawa di dalam penangkaran (exsitu).

Hino Indonesia diwakili oleh Bapak Bagas Krishnamurti, Senior General Manager Hino Indonesia dan Taman Safari Indonesia diwakili langsung oleh Direktur Taman Safari Indonesia Drs. Jansen Manansang, M.Sc merasa sangat bangga karena Taman Safari Indonesia dapat bekerjasama dengan salah satu perusahaan besar Jepang yang ada di Indonesia untuk menyelamatkan salah satu spesies endemik Indonesia yang unik dan terancam punah.
(wbs)
Berita Terkait
Gandeng Daihatsu, Inilah...
Gandeng Daihatsu, Inilah Fasilitas di Resta Pendopo KM 456 Tol Semarang-Solo
Lanjutkan S2, Lima Anggota...
Lanjutkan S2, Lima Anggota BTS masuk Hanyang Cyber University
5 Cara Cek Rest Area...
5 Cara Cek Rest Area Terdekat Lewat HP Saat Mudik Lebaran 2025, Mudah Banget!
Gunakan Satu Kartu E-Toll...
Gunakan Satu Kartu E-Toll untuk Dua Mobil, Pengemudi Kaget Didenda Rp800 Ribu!
9 Rest Area Terindah...
9 Rest Area Terindah di Indonesia, Referensi Tempat Istirahat Nyaman saat Mudik
5 Rekomendasi Rest Area...
5 Rekomendasi Rest Area Terbaik di Jawa Tengah untuk Melepas Lelah
Berita Terkini
Hadir dan Sapa Masyarakat...
Hadir dan Sapa Masyarakat Batam, ACC Carnival Tebar Promo Menarik
Ngegas Naik Changan...
Ngegas Naik Changan Deepal S05 Jakarta- Ciletuh, Ternyata Begini Rasanya
Kenapa BAIC Taruh Setengah...
Kenapa BAIC Taruh Setengah Nasib 2026 di Tangan T1?
Berteknologi 3D Bespoke...
Berteknologi 3D Bespoke Scan, Otoproject Kenalkan Karpet Bisa Lakukan Pemetaan
BAIC T1 Hadir, Ini Alasan...
BAIC T1 Hadir, Ini Alasan Orang Pilih Hatchback Crossover EV Dibanding SUV Listrik!
Peta Persaingan Hatchback...
Peta Persaingan Hatchback Crossover EV 2026: BAIC T1 vs BYD Dolphin, Aion UT, GWM Ora, dan MG S5 EV
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved