Punya Prosesor Lengkap, Huawei Bidik Pasar Komputasi Berbasis AI

Jum'at, 20 September 2019 - 07:25 WIB
Punya Prosesor Lengkap,...
Punya Prosesor Lengkap, Huawei Bidik Pasar Komputasi Berbasis AI
A A A
SHANGHAI - Huawei memprediksi komputasi statistik berbasis kecerdasan buatan (AI) sebagai pasar potensial yang akan digunakan oleh 80% kegiatan komputasi dalam lima tahun ke depan.

“Semakin tinggi tantangan komputasi di industri, maka peluangnya juga semakin besar. Pasar komputasi masa depan ini bernilai lebih dari USD2 triliun, sebuah pasar yang sangat besar dan luas. Kami akan menerapkan strategi investasi yang akan berfokus kepada empat area,” kata Deputy Chairman Huawei Ken Hu dalam sesi keynote Huawei Connect 2019 di Shanghai, China.

Strategi pertama adalah inovasi arsitektur komputasi. Tahun lalu Huawei meluncurkan arsitektur Da Vinci yang dirancang khusus untuk menyediakan kebutuhan komputasi yang mumpuni dan stabil. “Huawei akan terus berinvestasi di riset dasar,” kata Ken Hu.

Kedua, lanjut dia, investasi prosesor yang mendukung berbagai skenario. Saat ini Huawei telah memiliki jajaran prosesor lengkap, mulai dari prosesor seri Kunpeng untuk komputasi umum, prosesor Ascend yang khusus untuk kecerdasan buatan (AI), prosesor Kirin untuk perangkat cerdas seperti ponsel, serta prosesor Honghu untuk layar cerdas.

“Strategi ketiga adalah menerapkan batasan bisnis yang jelas, Huawei tidak akan menjual prosesor secara langsung, tetapi kami akan menawarkannya dalam bentuk layanan komputasi awan. Sementara untuk mitra dalam bentuk komponen, sehingga dukungan yang diberikan bersifat terintegrasi,” ujar Ken Hu.

Selanjutnya membangun ekosistem terbuka. “Dalam lima tahun ke depan, Huawei akan menginvestasikan sedikitnya USD1,5 miliar untuk program developer (pengembang) guna mendukung lebih dari lima juta pengembang dan mitra Huawei di seluruh dunia dalam menciptakan berbagai inovasi aplikasi dan solusi masa depan," klaimnya.

Dalam gelaran Huawei Connect 2019, perusahaan juga mengumumkan Atlas 900, produk training cluster berbasis AI tercepat di dunia. Atlas 900 disasar untuk penggunaan AI dalam berbagai bidang seperti riset keilmuan dan inovasi bisnis.

“Dalam era eksplorasi yang baru ini, tidak cukup satu kapal untuk mengarungi samudera yang menawarkan potensi begitu luas. Kami luncurkan ribuan kapal pada hari ini, mari kita semua bekerja sama untuk mengambil peluang satu kali dalam sejarah ini untuk mendorong dunia intelligence ke arah yang lebih baik,” tutur Ken Hu.

Huawei Connect 2019 digelar pada 18-20 September 2019 di Shanghai yang merupakan ajang tahunan berskala global yang diselenggarakan Huawei bagi industri TIK. Tahun ini Huawei mengusung tema “Advance Intelligence” dengan tujuan mendorong kolaborasi dan kerja sama dalam menghadapi dunia cerdas di masa depan.
(mim)
Berita Terkait
Superkomputer MSU-270...
Superkomputer MSU-270 Rusia untuk Kembangkan AI Telah Online
Microsoft Gandeng AMD...
Microsoft Gandeng AMD Bikin Prosesor AI, Siap Saingi Nvidia
Intel Umumkan Chip Khusus...
Intel Umumkan Chip Khusus untuk Mendukung Kinerja AI
Dibekali Prosesor AI...
Dibekali Prosesor AI dan HPC Berperforma Tinggi, Broadcom Luncurkan 3.5D XDSiP
AI Tingkatkan Kemampuan...
AI Tingkatkan Kemampuan Komputer 10 Kali Lipat, Evolusi Besar Terjadi 2030
Prosesor Pluton Tingkatkan...
Prosesor Pluton Tingkatkan Keamanan Windows
Berita Terkini
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
5 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
7 jam yang lalu
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
9 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
10 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
11 jam yang lalu
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
11 jam yang lalu
Infografis
DeepSeek AI China Diblokir...
DeepSeek AI China Diblokir di Amerika Serikat, Italia, Australia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved