Balap Formula 1 akan Beralih Gunakan Biofuel

Rabu, 13 November 2019 - 06:03 WIB
Balap Formula 1 akan...
Balap Formula 1 akan Beralih Gunakan Biofuel
A A A
JAKARTA - Balap mobil Formula 1 rencananya akan menggunakan bahan bakar berkelanjutan sebagai upaya untuk menghilangkan emisi gas rumah kaca, pada 2030 mendatang. Pasalnya, F1 menghasilkan sekitar 256 ribu ton karbon dioksida di dalam dan di luar lintasan selama satu musim.

Tetapi hal ini masih dalam perencanaan. Jika memungkinkan, emisi akan dikurangi hingga nol, diiringi dengan upaya lain seperti penanaman pohon dan penyaringan karbon.

Kepada Sky News, yang dikutip pada Selasa (12/11/2019), bos F1 Chase Carey mengatakan, bahan bakar biofuel akan semakin banyak digunakan dalam mobil balap. Tetapi untuk mesin pembakaran konvensional yang ada di dalam mobil balap akan tetap ada.

“Kami bisa menunjukkan upaya untuk mengurangi emisi dan menciptakan efisiensi melalui mesin pembakaran. Hal tersebut merupakan bagian penting dari solusi ini,” kata Carey.

Dengan begitu, tim yang berkecimpung di F1 harus menggunakan bahan bakar biofuel generasi kedua yang berasal dari minyak goreng bekas atau bahan bakar nabati.

Kendati demikian, para penggiat lingkungan memperingatkan masih harus ada upaya lebih membuat hutan baru, yang dibutuhkan untuk menyerap karbon dioksida dari kendaraan lain.

Anna Jones, dari lembaga Greenpeace menambahkan, biofuel memang dapat mendukung teknologi yang berlebihan. “Sangat memalukan, mereka tidak menggunakan pikiran terbaik yang mereka miliki ke dalam teknologi yang benar-benar baru dan kita butuhkan, seperti kendaraan listrik,” tegasnya.

Memang hanya sebagian kecil dari keseluruhan emisi karbon yang dihasilkan dari mobil balap. Hanya sekitar 0,7% berasal dari bahan bakar yang digunakan saat pengujian dan saat balapan.

Namun, sebagian besar sekitar 45% berasal dari kendaraan logistik, yang digunakan untuk mengangkut mobil dan peralatan lain dari satu tempat balapan ke tempat lainnya.

F1 memang masih mendominasi motorsport. Tetapi olahraga ini memiliki tantangan terhadap lingkungan. Berbeda dengan Formula E yang semua kendaraannya menggunakan listrik, dengan mobil yang begitu bersih sehingga balapan bisa diselenggarakan di pusat kota.
(wbs)
Berita Terkait
Carmelo Ezpeleta Ingin...
Carmelo Ezpeleta Ingin Gelar MotoGP dan F1 Bersamaan
Inilah Keputusan Tergila...
Inilah Keputusan Tergila Valentino Rossi Selama Berkarier di MotoGP
Perpanjang Kalender...
Perpanjang Kalender Balapan, F1 Lirik Sirkuit MotoGP
Liburan, Fabio Quartararo...
Liburan, Fabio Quartararo Pilih Nonton Balapan Formula 1 di Abu Dhabi
Cari Tantangan Baru...
Cari Tantangan Baru di F1, Davide Brivio Tinggalkan Suzuki dan MotoGP
Mengenal G-Force, Tekanan...
Mengenal G-Force, Tekanan Gravitasi yang Bisa Tentukan Hasil Balap Pembalap F1 dan MotoGP
Berita Terkini
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Honda CB400SF E-Clutch...
Honda CB400SF E-Clutch dan CBR400R Four Siap Diluncurkan Bulan Depan!
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Komunitas BAIC ORV Chapter...
Komunitas BAIC ORV Chapter JHL Auto Sukses Gelar Gathering Perdana
Infografis
Daftar 5 Presiden Terkaya...
Daftar 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved