Telat Recall, Mercedes-Benz Terancam Denda Rp280 Miliar

Minggu, 22 Desember 2019 - 17:00 WIB
Telat Recall, Mercedes-Benz...
Telat Recall, Mercedes-Benz Terancam Denda Rp280 Miliar
A A A
WASHINGTON - Jangan anggap remeh program recall. Salah penanganan sedikit saja, pabrikan harus membayarnya dengan mahal. Inilah yang menimpa Mercedes-Benz di Amerika Serikat.

Mercedes-Benz dan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS telah menyelesaikan penyelidikan mengenai bagaimana pabrikan menangani penarikan atau recall terhadap 1,4 juta kendaraan. Perjanjian tersebut menyatakan Mercedes akan membayar hingga Rp280 miliar dengan kemungkinan denda Rp98 miliar jika pembuat mobil Jerman itu gagal mematuhi perjanjian.

Investigasi NHTSA terhadap Mercedes dimulai tahun lalu, dengan fokus pada bagaimana Mercedes menangani beberapa aspek terkait penarikan kendaraan. Penyelesaian ini tak memuaskan penyelidikan agensi tentang bagaimana Mercedes tidak hanya gagal memberi tahu pemilik tentang penarikan kembali secara tepat waktu, namun juga gagal mengeluarkan dua penarikan kembali secara tepat waktu, menurut Automotive News Europe. Agensi juga melihat bagaimana Mercedes gagal menyerahkan semua laporan penarikan yang diperlukan.

Mercedes mengatakan dalam sebuah pernyataan resminya, bahwa mereka tidak percaya hal itu sengaja dilakukan. Namun perusahaan mengakui bahwa mereka tidak memenuhi tenggat waktu untuk memberi tahu NHTSA.Bertindak Administrator NHTSA, James Owens, dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan perjanjian mengatakan, "Keselamatan adalah prioritas utama NHTSA, dan persyaratan pelaporan agensi ini membantu memastikan bahwa konsumen dilindungi dan diberikan informasi penting tentang bagaimana cara mendapatkan penarikan diperbaiki."
Selama tahun depan, Mercedes akan bertemu setiap tiga bulan dengan NHTSA untuk membahas kemajuan pembuat mobil dalam mereformasi proses penarikannya. NHTSA memiliki opsi untuk memperpanjang perjanjian satu tahun tambahan dalam kondisi tertentu. Jika mereka gagal memenuhi persyaratan NHTSA, maka Mercedes diwajibkan membayar Rp98 miliar.

Otorias AS itu menegaskan, gagal memberi tahu pemilik atau gagal mengeluarkan penarikan pada waktu yang tepat bisa tidak hanya berbahaya tapi juga mematikan. Denda yang tinggi harus membuat pembuat mobil lain pemberitahuan tentang pelaporan penarikan ke agen dan pemilik tepat waktu.
(mim)
Berita Terkait
Mercedes Recall 50.000...
Mercedes Recall 50.000 Van Sprinter Karena Suka Jalan Sendiri Saat Parkir
Sistem Rem Bermasalah,...
Sistem Rem Bermasalah, Mercedes-Benz Tarik Kembali 1 Juta Mobil Tahun 2004-2015
Ngeri, 292.000 Mobil...
Ngeri, 292.000 Mobil Lama Mercedes Bermasalah karena Karat di Booster Rem
Gara-gara Logo, Ribuan...
Gara-gara Logo, Ribuan SUV Mercedes-Benz Kena Recall
5th Merceday Benz 2023...
5th Merceday Benz 2023 Targetkan Dihadiri 20.000 Pencinta Mercedes
Mercedes-Benz Car Community...
Mercedes-Benz Car Community Punya Ketua Umum Baru, Cermati Misinya
Berita Terkini
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved