Tesla akan bangun 30 toko baru di Eropa

Sabtu, 08 Maret 2014 - 15:43 WIB
Tesla akan bangun 30...
Tesla akan bangun 30 toko baru di Eropa
A A A
Sindones.com - Tesla Motors Inc, perusahaan mobil listrik sedang giat melancarkan ekspansi bisnis eco-minded. Pendiri sekaligus CEO Tesla, Elon Musk berambisi untuk menancapkan mereknya di Eropa.

Dikutip dari laman Thecarconnection, Sabtu (8/3/2014), rencana tersebut diumumkan pada ajang Jenewa Motor Show. Pabrikan asal AS ini segera membuka 30 toko baru dan pusat-pusat layanan di seluruh Eropa.

Hal tersebut diakui Tesla untuk memperkuat jaringan Tesla di "Benua Biru". Walau pabrikan tidak memberikan kepastiannya, namun Musk mengisyaratkan ekspansi tersebut akan gencar sekali.

"Pada akhir tahun ini, kami berharap Anda akan dapat melakukan perjalanan hampir di mana saja di Eropa hanya menggunakan teknologi superchargers," ujarnya.

Supercharger yang dimaksud Musk yakni stasiun pengisian baterai milik Tesla. Diklaim pabrikan sebagai stasiun pengisian baterai tercepat di dunia dengan daya 12 kilo watt. Selain itu, dalam waktu dekat Tesla juga akan memproduksi model S dengan setir kanan untuk pasar Inggris.

Langkah tersebut tidak sepenuhnya mengejutkan, sebelumnya Tesla Model S telah diterima hangat di sebagian besar Eropa dengan meraih top-selling car. Melihat pangsa pasar yang baik, Tesla optimis penjualan produknya di Eropa dan Asia akan melampaui total penjualan di Amerika Utara (AS dan kanada).

"Pada akhir 2014, Tesla mengharapkan penjualan gabungan di Eropa dan Asia untuk menjadi hampir dua kali lebih tinggi penjualan di North America," ujar Musk.

Berkantor pusat di San Carlos, California, AS, Tesla semakin populer setelah meluncurkan tesla model S, hingga menuai pujian sebagai salah satu perusahaan eco-minded paling terkemuka di negeri Paman Sam.

Berkat penjualan Model S, pendapatan dan harga saham Tesla terus naik. Kesuksesan Tesla bukan hanya pada semua produknya yang berbasis listrik, tapi juga untuk teknologi baterai dan isi ulang. Teknologi yang mampu memberikan dorongan besar untuk industri tenaga surya di AS.
(izz)
Berita Terkait
Gembosi Tesla, General...
Gembosi Tesla, General Motors Siapkan 30 Model Mobil Listrik
Dibantu Perakit iPhone,...
Dibantu Perakit iPhone, Lordstown Motors Tantang Truk Listrik Buatan Tesla
Mau Buat 30 Mobil Listrik,...
Mau Buat 30 Mobil Listrik, GM Siapkan Dana Rp378,2 Triliun
GM Tumbang di China,...
GM Tumbang di China, Bisnis 100 Tahun Hancur Akibat Revolusi Mobil Listrik
Pil Pahit Mobil Listrik,...
Pil Pahit Mobil Listrik, Bikin Pusing Produsen Otomotif Dunia
Pasar Tesla Mulai Diserobot...
Pasar Tesla Mulai Diserobot Teknologi K-Pop
Berita Terkini
Review iCar V23:SUVBoxy...
Review iCar V23:SUVBoxy Rp500 Juta yang Bikin Semua Orang Menoleh, tapi Tak Semua Jatuh Cinta
Belum Berniat ke Listrik,...
Belum Berniat ke Listrik, Aston Martin Berjuang Mempertahankan Mesin V12
BMW Umumkan M3 Elektrik...
BMW Umumkan M3 Elektrik Tetap Gunakan Nama M3, Bukan iM3
Kenapa Pemilik Land...
Kenapa Pemilik Land Cruiser Tua Tetap Setia di Tengah Serbuan Mobil Listrik?
Huawei dan Chery Ungkap...
Huawei dan Chery Ungkap Identitas Mantan Desainer Ferrari di Balik Luxeed RX
Mengungkap Teknologi...
Mengungkap Teknologi Tanpa Kemudi Tesla Cybercab yang Tak Dimiliki China
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved