Posisi Maruti-Suzuki India Mulai Goyah
Selasa, 07 Oktober 2014 - 18:48 WIB
Posisi Maruti-Suzuki India Mulai Goyah
A
A
A
NEW DELHI - Posisi Maruti-Suzuki India Ltd sebagai produsen mobil terbesar di Negeri Mahabarata mulai terancam.
Goyahnya posisi Maruti Suzuki lantaran mulai tidak terbendungnya model-model dari Jepang dan Korea yang gencar melakukan penetrasi di pasar lokal.
Dilansir dari Inautonews, Selasa (7/10/2014), bahkan model baru mereka Ciaz yang dirancang untuk mengambil ceruk di segmen mid size sedan disebut sia-sia.
Bukan tanpa sebab hal tersebut dikatakan kurang berhasil. Lantaran segmen mid size di India terus turun sejak 7 tahun terakhir.
Sementara itu, jumlah pengiriman di segmen mid size di India, meluncur tajam hampir 23% menjadi hanya 155.089 unit selama tahun fiskal terakhir.
Hal ini dipicu oleh tingkat kepercayaan konsumen yang rendah karena inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga yang terus merangsek naik.
Padahal secara market, India merupakan pasar automotif terbesar keenam di dunia. Namun seperti banyak eksekutif dan analis memprediksi penjualan mobil turun, Maruti Suzuki dan mobil lain justru bertaruh bahwa segmen ini akan melonjak.
"Kita harus meningkatkan kualitas kami. Tidak hanya dengan mobil, tapi dengan penjualan kami. Setelah tiga tahun stagnan, tanda-tanda pertumbuhan terlihat,' kata Chief Executive Maruti, Kenichi Ayukawa.
Maruti-Suzuki mematok target penjualan Ciaz di angka 60-80 ribu unit per tahun. Sementara model ini terus digasak oleh Honda dan Hyundai di pasar lokal.
Goyahnya posisi Maruti Suzuki lantaran mulai tidak terbendungnya model-model dari Jepang dan Korea yang gencar melakukan penetrasi di pasar lokal.
Dilansir dari Inautonews, Selasa (7/10/2014), bahkan model baru mereka Ciaz yang dirancang untuk mengambil ceruk di segmen mid size sedan disebut sia-sia.
Bukan tanpa sebab hal tersebut dikatakan kurang berhasil. Lantaran segmen mid size di India terus turun sejak 7 tahun terakhir.
Sementara itu, jumlah pengiriman di segmen mid size di India, meluncur tajam hampir 23% menjadi hanya 155.089 unit selama tahun fiskal terakhir.
Hal ini dipicu oleh tingkat kepercayaan konsumen yang rendah karena inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga yang terus merangsek naik.
Padahal secara market, India merupakan pasar automotif terbesar keenam di dunia. Namun seperti banyak eksekutif dan analis memprediksi penjualan mobil turun, Maruti Suzuki dan mobil lain justru bertaruh bahwa segmen ini akan melonjak.
"Kita harus meningkatkan kualitas kami. Tidak hanya dengan mobil, tapi dengan penjualan kami. Setelah tiga tahun stagnan, tanda-tanda pertumbuhan terlihat,' kata Chief Executive Maruti, Kenichi Ayukawa.
Maruti-Suzuki mematok target penjualan Ciaz di angka 60-80 ribu unit per tahun. Sementara model ini terus digasak oleh Honda dan Hyundai di pasar lokal.
(dol)