ESDM Akui Hitung-hitungan Konversi Kendaraan Listrik Belum Ketemu

Sabtu, 10 Juni 2023 - 13:16 WIB
Hal ini sebagai langkah lanjutan dari Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (BEV) untuk Transportasi Jalan.

Sripeni Inten Cahyani, Tenaga Ahli Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Bidang Kelistrikan mengatakan sepinya peminat dan pelaku usaha konversi mobil BBM menjadi listrik masih sepi karena terkendala biaya yang sangat tinggi.

“Konversi mobil listrik sementara belum, karena (peminat) mobil konversi masih sedikit. Dan tahu tidak biayanya? Saya pernah coba Toyota Innova, waktu saya tanya biayanya, dia hanya senyum-senyum,” kata Inten saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (7/6/2023).

Mengkonversi mobil BBM menjadi listrik memang bukan hal mudah karena ada banyak komponen yang diubah. Ini membuat biayanya menjadi sangat tinggi, terlebih baterai yang dibutuhkan juga jauh lebih besar.

“(Hitung-hitungan) biayanya belum ketemu. Bayangkan, motor saja belum ketemu tingkat keekonomiannya. Coba hitung, pasti tidak akan ketemu. Mending beli (mobil listrik) baru saja,” ujar Inten.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!