Hino Indonesia Academy, Solusi Atasi Krisis Ketersediaan Garda Terdepan Distribusi

Minggu, 20 Agustus 2023 - 17:16 WIB


Sementara di tempat berbeda, Ketua Kompartemen Pendidikan dan Pelatihan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Johannes Samsi Purba kekurangan sopir berkualitas memang tidak boleh dianggap sebagai angin lalu. Peran serta swasta dalam mengatasi kekurangan tersebut justru menunjukkan bahwa kondisi tersebut memang benar-benar mengkhawatirkan.

Dia malah mengatakan pemerintah perlu bertindak cepat untuk menindaklanjuti kekurangan tersebut lantaran akan memberikan efek domino ke berbagai sektor.

Pertama, tenaga kerja asing akan menggunakan kesempatan ini untuk mengisi kekosongan, sehingga berpotensi meningkatkan angka pengangguran. Kedua, kekosongan pengemudi truk kompeten akan berpengaruh kepada distribusi barang.

Bila distribusi tidak diatur secara maksimal, tentunya akan menurunkan akses masyarakat untuk mendapatkan barang dan pada akhirnya meningkatkan harga. “Bila distribusi terhambat, pasti akan menyebabkan inflasi. Ini perlu dicermati,” imbuhnya.

Pemerintah pun dinilai perlu untuk menciptakan ekosistem pengemudi truk sebagai pekerjaan profesional lantaran masih banyaknya masyarakat yang belum yakin dengan profesi tersebut bila dilihat melalui aspek sosial dan ekonomi.

“Artinya banyak yang meragukan profesi tersebut. Mereka tidak yakin apakah gaji tersebut cukup untuk menghidupi keluarganya. Perlu dibangun ekosistem atau lingkungan kerja yang profesional, karena mereka garda terdepan distribusi,” pungkasnya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!